Jalan Rontu-Oi Si’i Masih Gelap, Warga: Kami Ingin Merdeka Juga

Kota Bima, Kahaba.- Asas keadilan dan pemerataan pembangunan belum dirasakan semua masyarakat Kota Bima. Keluhan soal ketimpangan pembangunan wilayah timur dan barat Kota Bima masih kerap terdengar ketika Anggota DPRD Kota Bima turun ke masyarakat melalui agenda reses.

DPRD Kota Bima saat reses di Kelurahan Rontu. Foto: Ady

Seperti disuarakan warga Kelurahan Rontu Kecamatan Rasanae Timur Hamdan saat agenda reses masa sidang I Tahun 2018 Anggota DPRD Kota Bima Dapil 3 di Halaman Kantor Kelurahan Rontu, Selasa (13/3) sore.

Hamdan mengeluhkan penerangan jalan yang masih sangat minim di Jalan Rontu menuju Oi Si’i dan sekitarnya. Kondisi itu sudah berlangsung lama, tetapi sedikitpun tidak ada perhatian dari Pemerintah Kota Bima. Padahal, gelapnya jalan tersebut berpotensi menimbulkan terjadinya kasus kejahatan.

“Jalan dari Rontu sampai Oi Si’i sangat gelap sekali. Padahal tiap bulan kami juga bayar pajak penerangan. Kami ingin merdeka juga pak,” kata Hamdan.

Selain soal penerangan, Hamdan juga menyampaikan aspirasi pembuatan drainase di jalan utama Kelurahan Rontu. Ia meminta DPRD memperjuangkan aspirasinya meskipun Jalan Rontu merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

Beberapa aspirasi lainnya disampaikan Burhan warga RT 06. Diantaranya kegiatan pembangunan yang belum terserap pada reses sebelumnya. Seperti rehab deker di RT 05 dan RT 06. Pembangunan saluran drainase sepanjang 50 meter di RT 05 dan 06. Pembuatan kuburan baru dan pembangunan gedung Taman Kanak-Kanak (TK).

Menanggapi aspirasi warganya, wakil rakyat asal Rontu Samsurih berjanji tidak akan menutup mata. Duta PAN ini siap memperjuangkan semua aspirasi yang disampaikan warga. Hanya saja, masih harus menunggu pembahasan APBD Perubahan 2018 atau APBD murni 2019.

“Intinya, 13 poin usulan warga tadi akan kami perjuangkan semua di APBD Perubahan 2018 dan APBD murni 2019. Tahap pertama 7 aspirasi dan tahap kedua 6 aspirasi,” janjinya.

Pada kesempatan reses itu, H Armansyah dari Duta PKS turut memaparkan informasi berbagai program aspirasi Anggota DPRD Dapil 3 yang masuk ke Rontu pada tahun lalu. Totalnya semuanya sekitar Rp 14 miliar.  Angka ini dinilainya sangat besar dan membuktikan kesungguhan Dewan Dapil 3 memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

Diantara program itu seperti, peningkatan Jalan So Temba Romba Rontu Rp 200 juta. lanjutan penataan gang Rp 150 juta, pembukaan gang baru Rp 200 juta, pembukaan Jalan So Talaka Rp 200 juta, Cekdam Oi Si’i Rp 200 juta, peningkatan jalan Rontu-Nitu sepanjang 2,8 km Rp10 miliar, bronjonisasi Nggaro Nenggu 300 meter Rp 200 juta, rehab tebing 59 m Rp 100 juta, pemasangan SPAM untuk 100 kepala keluarga Rp 400 juta, septitank individu Rp 325 juta dan lanjutan talut 100 m Rp 100 juta.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *