Optimalkan Penagihan Pajak Daerah, Tim Turun Setiap Hari

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bima melalui Bidang Penagihan dan Keberatan terus berikhtiar meningkatkan pendapatan pajak daerah. Bentuk Ikhtiar diimplementasikan dengan turun melakukan penagihan setiap hari ke para wajib pajak.

Kasubid Penagihan Hendra Darmayanto didampingi Kepala Bidang Penagihan dan Keberatan DPKAD Kota Bima M Natsir. Foto: Bin

Kasubbid Penagihan Bidang Penagihan dan Keberatan DPKAD Kota Bima Hendra Darmayanto menjelaskan, sejak Januari 2018 tim penagihan terus bekerja keras dan menyasar ke semua wajib pajak.

“Tim turun berdasarkan jenis pajak. Seperti pajak hotel dan restoran, tim turun setelah diterbitkannya surat pemberitahuan pajak daerah, atau surat ketetapan pajak daerah,” jelasnya.

Demikian juga dengan jenis Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kata dia, tim turun ke kelurahan – kelurahan dibantu oleh pegawai kelurahan. Untuk kelurahan dengan jumlah penduduk yang mencapai ribuan, pihaknya meminta bantuan pegawai kelurahan sebanyak 2 orang. Agar bisa memaksimalkan penagihan.

Kemudian untuk jenis pajak lain seperti Reklame, mineral bukan logam dan bebatuan pola penagihannya berbeda. Jenis ini warga yang mendatangi pihaknya, meminta jumlah pajak yang harus dibayar. Setelah dihitung kemudian ditetapkan pajak yang harus dibayar.

“Yang nunggak atau piutang tetap ada. Tapi awalnya kami berikan teguran, kemudian tahapannya sampai pada penyitaan. Hanya saja, proses itu cukup panjang dan sejauh ini belum ada yang disita,” terangnya.

Diakui Hendra, dari tahun ke tahun jumlah penagihan pajak terjadi peningkatan yang signifikan. Artinya masyarakat juga sudah semakin sadar menjadi wajib pajak.

Di tempat yang sama, Bidang Penagihan dan Keberatan DPKAD Kota Bima M Natsir menambahkan, saat ini pihaknya terus berusaha untuk terus meningkatkan pendapatan pajak daerah.

Selain itu, pihaknya juga sejak awal tahun getol melakukan pemeriksaan di wajib pajak. Hasilnya pun menggembirakan, karena rata – rata bisa naik 100 persen. Demikian yang terjadi di hotel hotel dan sejumlah restoran.

“Alhamdulillah dalam 2 bulan terakhir ada peningkatkan dari pemeriksaan. Wajib pajak juga bahkan menaikan sendiri pembayara pajak,” ungkapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *