Jelang Penerimaan Maba, STIT Sunan Giri Sambangi Sekolah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jelang penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) tahun akademik 2018, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima melakukan sosialisasi penerimaan dan cara pendaftaran bagi calon mahasiswa baru pada sekolah-sekolah di Kecamatan Wawo, Kamis (15/4).

Dosen STIT Sunan Giri Bima saat bertandang ke salah satu sekolah di Wawo. Foto: Firman

Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) STIT Sunan Giri Bima Ahmad Syagif HM menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menyampaikan informasi kepada siswa-siswi baik yang ada SMA/SMK maupun pada Madrasyah. Bahwa melanjutkan studi dengan memilih jurusan sesuai dengan minat dan kemampuan yang mereka miliki itu penting.

Disamping itu, STIT juga menginformasikan tentang pendaftaran mahasiswa baru. Menyampaikan tentang teknik pendaftaran, arahan pemilihan program studi dan juga motivasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi bagi para siswa kelas XII.

“Kami juga berharap agar para guru juga dapat mengarahkan dan membimbing siswa-siswi aktif dalam memilih prodi sesuai dengan bakat dan minat yang mereka miliki,” katanya.

STIT juga diakuinya sudah banyak melahirkan sarjana pada bidangnya dan saat ini sudah mengabdikan diri pada sekolah-sekolah, termasuk di Kecamatan Wawo paling banyak, Kepala Sekolah MA-Almubarak salah satu alumninya.

Pada kesmepatan itu Ahmad menyebutkan, kampus STIT memiliki 2 Jurusan, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Ada pun program unggulan yang telah di sediakan oleh kampus, termasuk pembinaan Tahfiz, Qori, Kesenian Marawis, Kaligrafi, dengan fasilitas asrama Gratis.

“Selain itu juga, pihak kampus juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa. Seperti beasiswa miskin, beasiswa prestasi, serta beasiswa Tahfizul Quran,” bebernya.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *