Kreatif, Warga Tolowata Ciptakan Alat Penggulung Benang Tenun

Kabupaten Bima, Kahaba.- Para pengrajin kain tenun di Kecamatan Ambalawi kini dapat lebih mudah dalam proses awal pembuatan kain tenun. Kemudahan itu didapat berkat tangan kreatif Rahmat Hidayat yang menciptakan alat penggulung benang tenun.

Rahmat (bertopi) saat menunjukan alat penggulung benang ciptaanya kepada DPMDes Kabupaten Bima. Foto: Istimewa

Alat yang diciptakan pemuda asal Desa Tolowata ini berbasis teknologi tepat guna (TTG). Meski terlihat sederhana, alat penggulung benang ciptaan Rahmat terbukti telah membantu meringankan kerja para pengrajin kain tenun.

Berkat kreativitasnya, buah karya Rahmat mendapat atensi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Bima melalui Tim Seleksi TTG Tingkat Kabupaten Bima.

Tim dari DPMDes turun melihat langsung alat tersebut, Kamis (15/3) pagi kemarin di Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi karena dianggap masuk nominasi ajang seleksi TTG.

Bagaimana ide Rahmat membuat alat penggulung benang tenun itu? Kepada Kahaba.net, Rahmat mengaku bahwa awal mula adanya ide pembuatan alat tersebut karena sering mendengar keluhan para pengrajin kain tenun.

Selama ini kata dia, pengrajin kain tenun hanya menggunakan alat manual untuk menggulung benang dengan memutar menggunakan tangan. Proses awal ini sangat menyita waktu, menguras tenaga dan tahapan yang dirasakan paling berat dalam proses pembuatan tenun.

“Tapi dengan alat ini pengrajin tenun jadi lebih terbantu. Mereka bisa menghemat waktu, tenaga, lebih mudah menggulung benang dan cepat memproduksi kain tenun,” jelas Rahmat.

Ia menambahkan, suksesnya pembuatan alatnya itu tidak lepas dari campur tangan Pendamping Desa Ambalawi yang selama ini ikut membantu dan mendampingi. Karenanya, ia mengucapkan terima kasih telah didampingi hingga proses pembuatan alat tersebut sukses..

“Saya juga berterimakasih kepda Pemerintah Desa Tolowata atas bantuan mesin las dan mesin bornya yang ikut mendukung terciptanya alat penggulung benang ini,” ujar dia.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *