Terduga Pembacok Mahasiswa di STKIP, Diamankan

Kota Bima, Kahaba.- Kasus bentrokan yang melibatkan perseteruan antar lembaga mahasiswa di STKIP Bima, Kamis, 4 Oktober 2012 lalu, yang melukai salah seorang pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Iwan alias Iron, saat ini, pelaku pembacokan telah diamankan di Mapolres Bima Kota.

Kantor BEM diseberang utara kampus STKIP Bima, TKP kasus pembacokan mahasiswa, Kamis (4/10/20120) lalu. Foto: Bima Mawardy

Dari salah seorang mahasiswa, teman dekat pelaku yang dihubungi Kahaba mengaku, pelaku pembacokan Ngr (22), anggota Sanggar Seni Gong 96 langsung diamankan sesaat bentrokan itu berlangsung.

“Sudah hampir satu pekan, mahasiswa yang diduga asal Kecamatan Langgudu itu di tahan di Mapolres Bima Kota,” ujar sumber Kahaba yang enggan dituangkan namanya.

Dari penelusuran dan sumber Kahaba, bentrokan itu bermula dari percecokan di lapangan volley antar anggota dua lembaga kemahaiswaan itu (BEM dan Sanggar Seni Gong 96), Kamis (4/10/2012) pagi.

Diduga oknum anggota BEM menampar salah satu anggota Gong 96 dan mengejarnya dengan senjata tajam. Anggota Gong 96, Adk, yang lari ketakutan dan bersembunyi di sekretariat Gong. Mahasiswa yang mengejar sempat membacok, namun tak mengenai Adk dan akhirnya hanya merusak pintu sekretariat Gong 96.

Selepas Adk dan teman-teman Gong 96 lainnya membahas persoalan pengejaran itu, mereka langsung menuju Kantor BEM yang terletak diseberang utara Kampus STKIP Bima. Adu mulut pun tak bisa dihindari, akhirnya Ngr membacok Iwan, salah seorang pengurus BEM tersebut.

Bentrokan kemudian dihiasi aksi saling bacok dan pelemparan batu antar dua kubu mahasiswa. Tawuran ini berlangsung hingga pihak kepolisian Polres Bima Kota di turunkan di STKIP Bima untuk mengamankan situasi. “Sesaat peristiwa Kamis (4/10/2012) siang itu, Ngr langsung diamankan petugas,” ujar Mahasiswa STKIP itu kepada Kahaba.

Hal ini pun dikuatkan dengan pengakuan salah satu penyidik di Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Bima Kota. “Saat ini, Ngr sudah diamankan di Kantor Polisi Gunung Dua,” ujarnya singkat.

Bentrokan antar mahasiswa ini pun menjadi dugaan sebagian kalangan, atas terbakarnya salah satu gedung di STKIP Bima, Senin (8/10/2012) dini hari lalu. [BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *