Dinilai Tebang Pilih dan Dilapor DKPP, Muhaemin Pilih No Coment

Kota Bima, Kahaba.- Dinilai tebang pilih menangani dugaan pelanggaran kampanye, bahkan akan dilapor ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) DKPP, Devisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kota Bima Muhaimin memilih untuk tidak ingin berkomentar panjang lebar. (Baca. Lutfi-Feri Akan Adukan Panwaslu Kota Bima ke DKPP)

Komisioner Panwaslu Kota Bima Muhaemin. Foto: Ady

Sebelumnya, oleh tim kuasa hukum pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Lutfi-Feri melaporkan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan calon Walikota Bima H A Rahman H Abidin, yang telah mengklaim program PKH. Namun Panwaslu Kota Bima memutuskan tidak ada memenuhi unsur pelanggaran, tanpa memanggil saksi dan melakukan proses BAP. (Baca. Panwaslu Kota Bima Siap Hadapi Laporan di DKPP)

“Yang jelas kami sudah bekerja sesuai mekanisme, baik bersama Panwaslu dan Sentra Gakkumdu, untuk membahas laporan dari tim kuasa hukum pasangan calon Lutfi-Feri,” ujarnya Rabu (11/4).

Saat ditanyakan mengapa tidak ada upaya memanggil calon Walikota Bima H A Rahman H Abidin sebagai terlapor. Muhaemin justeru menolak mengomentari lebih jauh lagi, karena menganggap telah bekerja.

“Terkait tidak adanya pemanggilan itu tidak bisa dijelaskan, yang jelas kami telah bekerja,” tuturnya.

Kemudian ditanya soal laporan ke DKPP, pihaknya menunggu proses selanjutnya. Karena belum mau berbicara banyak, dan memberikan jawaban.

“Kami siap diproses jika sudah dilaporkan ke DKPP. Tapi apa upaya selanjutnya, kami memilih No Coment saja,” tandasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *