BPKSDM Gelar Uji Kompetensi, 529 Pejabat Eselon IV Ikut Berkompetisi

Kota Bima, Kahaba.- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima menggelar uji kompetensi selama 3 hari, mulai Selasa – Kamis (17-19/4) yang dilangsungkan di SMAN 3 Kota Bima.

Sekretaris BKPSDM Kota Bima Rusdhan Saat memantau pelaksanaan Uji Kompetensi Eselon IV A dan B. Foto: Eric

Kegiatan dimaksud bertujuan menjaring pejabat yang berkompeten dan berkualitas sesuai bidangnya, berdasarkan PP 11 tahun 2017 tentang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris BKPSDM Kota Bima Rusdhan AR menjelaskan, uji kompetensi yang dilaksanakan pertama kali tahun 2018 itu hanya untuk pejabat eselon IV A dan B lingkup Pemerintah Kota Bima. Medotenya dilakukan secara bertahap atau 3 kali pelaksanaan ujian. Bagi peserta akan mengikuti ujian sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan panitia.

“Ada total 529 pejabat eselon IV A dan B yang ikut menjalani ujian. Mereka akan dibagi pada 3 sesi sesuai dengan hari pelaksanaannya,” ujarnya.

Mantan Kabag Umum Setda itu menuturkan, uji kompetensi ini sangat penting karena merupakan bagian dari manajemen SDM berbasis penilaian kinerja ASN, berdasarkan prestasi kerja atau biasa disebut “Merit”.

Dijelaskannya, uji kompetensi ini tentu menjadi awal yang bagus bagi lingkup Pemerintah Kota Bima, untuk menjaring sekaligus melakukan pemetaan terhadap pejabat yang berkompeten. Maka mutu ASN akan terus maju dan berkembang setiap tahunnya, pelayanan pada masyarakat juga dapat berjalan maksimal.

Ditambahkan Rusdhan, dalam pelaksanaan ujian tersebut peserta ujian hanya akan menghadapi tes tertulis saja, disesuaikan dengan batas waktu yang telah ditentukan panitia. Untuk mendukung tes tersebut, BKPSDM Kota Bima telah bekerjasama dengan BKPSDM Provinsi NTB, dengan mendatangkan 6 asesor untuk memberikan penilaian.

“Untuk hasilnya, dalam waktu dekat akan diumumkan, baik secara online melalui website resmi BKPSDM Kota Bima, juga akan ditempel pada beberapa SKPD. Hasil tes akan tergambar kemampuan ASN yang dinilai Baik (B), Sedang (S) dan Kurang (K),” tambahnya.

Untuk ASN yang nilainya kurang tambah Rusdhan, selanjutnya akan diberikan diklat sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Sehingga pada tes berikutnya harus ikut lagi dan bisa mencapai nilai baik atau lulus.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *