Usulan Bantuan Poktan Desa Kara Ditunda, Petani Gigit Jari

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sekitar 13 Kelompok Tani (Poktan) yang ada di Desa Kara Kecamatan Bolo kini harus harus gigit jari, karena pengusulan mendapatkan bantuan Musim Kemarau (MK) I tahun 2018 ditunda.

Kepala Desa Kara Fuadi H Yusuf. Foto: Istimewa

Kepala Desa Kara Fuadi H Yusuf mengaku, itu diketahui setelah diberitahu oleh Nuraini, salah satu staf UPT Dinas Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Bolo. Informasi itu menyebutkan bahwa yang menunda pengusulan program tersebut adalah PPL desa setempat.

“Tapi kata PPL yang menunda malah pihak UPTD Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Bolo. Aneh, pihak UPT dan PPL desa saling lempar,” katanya, kemarin.

Kades menyayangkan hal tersebut. Mestinya kedua instansi tersebut jangan saling lempar tanggungjawab. Karena hal itu menyangkut hak para Poktan dan masyarakat. Karena setiap tahunnya 13 Poktan tersebut mendapatkan program MK I.

“Kenapa tahun ini ditunda?,” tanyanya.

Terkait hal tersebut, kades mengaku memiliki bukti rekaman telepon dengan kedua staf tersebut dan akan melaporkan ke Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima. dirinya juga akan melaporkanya kepada Bupati Bima.

Terkait masalah tersebut, Kades juga akan memberitahukan ke warga setempat bahwa untuk program MK I tahun 2018 para Poktan tidak akan mendapatkan bantuan sedikitpun lantaran ditunda tanpa kejelasan.

Sementara itu, oknum pegawai UPTD Pertanian Kecamatan maupun PPL Desa Kara belum bisa dikonfirmasi karena kantornya sudah tutup.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *