Soal Raskin, DPRD Akan Panggil Kades Lamere

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menyikapi polemik dugaan penggelapan dalam distribusi beras miskin (raskin) yang keluhkan oleh warga Desa Lamere,   Anggota Dewan Kabupaten Bima Hj. Mulyati mengatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu laporan dari warga yag merasa di rugikan. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya akan segera memanggil Kepala Desa yang bersangkutan.

Ilustrasi. Foto: viva.co.id

Menurut Hj. Mulyati, indikasi penyimpangan dalam proses distribusi Raskin pada tingkat desa juga mestinya menjadi atensi para anggota dewan yang ada di Dapil IV. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, maka masalah tersebut bisa dilaporkan ke Komisi terkait. “Data data yang nanti di bawa oleh warga akan menjadi acuan dewan untuk klarifikasi kebenaran laporan,” ujar Hj. Mulyati kepada Kahaba, Kamis (11/10/2012).

Persoalan ini mengemuka setelah beberapa orang warga Desa lamere, Kecamatan Sape membeberkan beberapa indikasi kejanggalan pembagian Raskin kepada media. Kasman, Kepala Desa Lamere dituding oleh warga menggelapkan ribuan kilogram beras pembagian pemerintah yang dikhususkan untuk rumah tangga miskin selama empat tahun masa jabatannya.

Menurut Hj. Mulyati, kendati keluhan raskin lebih awal diketahui dari pemberitaan media dan bisa saja dijadikan data untuk klarifikasi, tetapi akan lebih bagus, jika warga sendiri yang datang melapor dengan membawa data-data yang bisa menjadi bukti. “Jika nanti dalam proses klarifikasi yang dilakukan DPRD Kabupaten Bima terhadap laporan warga ditemukan fakta bahwa Kepala Desa Lamere benar telah melakukan penggelapan seperti yang dituding warga, maka Dewan akan memberikan teguran keras,” ujarnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *