Lambitu, Pusat Peringatan HCTPS Kabupaten Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.-  Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Se-Dunia tingkat Kabupaten Bima tahun 2012 akan dipusatkan di SDN 1 Teta Kecamatan Lambitu. Demikian keputusan pada rapat  pembahasan kegiatan yang dihelat  Rabu, (10/10/2012) siang tadi di kantor  Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.

Ilustrasi. Foto: turfmutt.com

Rapat yang menghadirkan Camat Lambitu, perwakilan BPMdes, Bappeda Kabupaten Bima, Kepala SDN 1 Teta tersebut disepakati bahwa pelaksanaan HCTPS tingkat Kabupaten Bima dilaksanakan pada hari Sabtu besok, (13/10/2012) bertempat di SDN 1 Teta kecamatan Lambitu.

Panitia Pelaksana, Farid, S.KM mengungkapkan, meskipun peringatan puncaknya jatuh pada hari Senin (15/10/2012) mendatang, namun, peringatan HCTPS tingkat Kabupaten Bima sengaja dimajukan. Hal ini disebabkan banyaknya kegiatan pemerintah kabupaten Bima pada puncak peringatan hari cuci tangan se-dunia pas tanggal 15 Oktober 2012.

Rangkaian acara HCTPS yang juga akan dihadiri Bupati Bima ini, dimulai dari demo cuci tangan yang dipadukan dengan sikat gigi massal kemudian dirangkaikan dengan demo potong kuku yang baik dan benar.

Pada kesempatan tersebut,  Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST rencananya akan menyerahkan paket promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang terdiri dari sabun, sikat gigi, odol, serbet/handuk untuk masing-masing Sekolah Dasar yang ikut berpartisipasi dalam acara HCTPS.

“Selain demo sikat gigi massal, acara lain yang juga akan melibatkan siswa SD antara lain, penyuluhan tentang hidup bersih oleh siswa. Sedangkan di tingkat masyarakat, akan dilakukan Deklarasi ODF oleh  Kades Londu dan beberapa acara lainnya,” jelas Farid.

Untuk memeriahkan acara tersebut maka, dihimbau kepada seluruh sekolah yang ada di kecamatan Lambitu baik Sekolah Dasar sebagai sasaran utama maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Selolah Menengah Atas (SMA). Tidak hanya itu, semua tenaga pengajar dan Kepala Sekolah pun dihimbau untuk ikut berpartipasi.

“Diharapkan acara HCTPS ini tidak hanya seremonial belaka bagi siswa-siswi tetapi bisa diimplementasikan dalam keseharian dan mampu meningkatkan perilaku kebersihan bagi siswa-siswi,” terang Farid . [BQ*]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *