Acara Pelepasan Siswa SMPN 4 Bolo Diwarnai Perkelahian

Kabupaten Bima, Kahaba.- Acara pelepasan siswa kelas IX SMPN 4 Bolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima angkatan Tahun 2017/2018 di halaman sekolah setempat, Rabu (9/5) diwarnai perkelahian dan kericuhan.

Musyawarah dan islah usai kericuhan dan perkelahian di SMPN 4 Bolo. Foto: Yadien

Pantauan langsung media ini, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.23 Wita, saat pelaksanaan kegiatan perpisahan akan berakhir.  Acara yang awalnya berlangsung aman dan tertib, tiba-tiba berakhir dengan kericuhan dan perkelahian.

Diduga, insiden itu bermula dari kedua orang mantan siswa SMPN 4 Bolo yang cekcok dengan sesama temannya. Saat itu, penjaga SMPN 4 Bolo yang melihat kejadian itu tiba-tiba berada di tengah kerumunan untuk melerai. Namun kericuhan semakin tidak bisa terelakan.

Kericuhan berlanjut hingga melibatkan beberapa oknum tenaga sekolah SMPN 4 Bolo dan berujung pada perkalahian dengan beberapa mantan siswa sekolah setempat. Akibatnya, tenaga pembantu sekolah setempat Burhan, terjatuh akibat terkena pukulan dari kerumunan siswa.

Beberapa saat kemudian, perkelahian berhasil dilerai dan mantan siswa setempat pulang. Namun tak berselang lama, keluarga mantan siswa mendatangi sekolah dengan membawa senjata tajam. Beruntung pihak kepolisian sudah ada di tempat kejadian dan mengamankan keadaan.

Pihak sekolah dan kepolisian akhirnya melakukan mediasi dan musyawarah antara pihak guru yang terlibat perkelahian dengan mantan siswa dan keluarganya. Hingga disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan berakhir damai.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Bolo Ibrahim yang dikonfirmasi enggan memberikan komentar banyak.

“Tadikan sudah dengar sendiri di dalam, sudah islah kok,” ujarnya singkat.

Kapolsek Bolo, AKP Muhtar HI membenarkan adanya insiden tersebut. Kata dia, berdasarkan laporan anggota Polsek Bolo yang ada di lapangan, keributan tersebut terjadi antara pengajar di sekolah setempat dengan sejumlah mantan siswa sekolah itu. Tapi semuanya sudah berhasil diselesaikan dengan damai.

“Kejadiannya di dalam sekolah, jadi kami tidak bisa ambil tindakan banyak kecuali mengamankan keadaan,” ujar Kapolsek.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *