Lomba Kelurahan Terintegrasi, Lurah Penanae Tampilkan Produk Unggulan

Kota Bima, Kahaba.- Hari kedua Lomba Kelurahan Terintegrasi Tingkat Kota Bima, Kamis (24/5) mengambil lokasi di Kelurahan Penanae Kecamatan Raba. Pelaksanaan lomba tersebut merupakan rangkaian kegiatan rutin setiap tahun dilaksanakan, karena mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor.81 tahun 2015, tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan.

Ketua Panitia Lomba H Fahruddin bersama Ketua PKK dan Lurah Penanae saat Memberikan Penilaian Lomba Kelurahan di Penanae. Foto: Eric

“Melalui persiapan yang matang dan maksimal, Inshaa Allah Kelurahan Penanae akan menjadi juara dan mewakili Kota Bima dalam ajang sama di tingkat Provinsi pada Juli mendatang,” ujar Camat Raba H Surfil dalam sambutannya.

Surfil menuturkan, kalimat optimisme itu dilontarkan karena segala persiapan telah dilakukan. Mulai dari administrasi, hingga fisik di lapangan guna memudahkan tim panitia memberikan penilaian.

“Kenapa rasa optimis ini ada, karena sejak 3 tahun beruntun Kecamatan Raba mencatatkan sejarah selalu mengirimkan wakil kelurahan dalam lomba kelurahan terintegrasi tingkat Provinsi NTB,” katanya.

Hal ini diperkuatkan dengan pernyataan Lurah Penanae Nurhayati, disamping sangat tertib dalam pelaksanaan sistem administrasi. Juga memiliki banyak potensi wilayah sangat komplit dan beraneka ragam, seperti Usaha Kecil Mandiri (UKM) yang beraneka ragam, hingga budaya gotong royong yang masih sangat kuat ditengah masyarakat.

“Saat ini masyarakat kami banyak menggeluti usaha mandiri, seperti pengrajin pandai besi, tenun, sanggar seni, hadra, marawis hingga sanggar tari. Kemudian terkait budaya gotong royong yang juga masih melekat dengan baik, karena masyarakat kuat menjaga rasa persatuan dan kekompakkan,” tuturnya.

Dikatakan wanita sarjana peternakan itu, dengan persiapan yang telah jauh hari dilakukan, hingga kelengkapan data administrasi dan berbagai potensi tersebut. Wajar pihaknya memiliki rasa optimis, bisa tampil memuaskan seluruh dewan juri.

“Inshaa Allah Kelurahan Penanae bisa tampil baik, dan memuaskan seluruh tim dewan juri melalui seluruh persiapan yang telah dilakukan,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Lomba Kelurahan Terintegrasi H Fahruddin menjelaskan, Kelurahan Penanae merupakan wilayah kedua yang didatangi tim penilai lomba. Setelah sehari sebelumnnya telah melakukan pemeriksaan dan monitoring di Kelurahan Melayu, dalam ajang lomba yang sama.

“Lomba ini rutin setiap tahun dilaksanakan, sebagai tolak ukur penilaian sejauh mana perkembangan pembangunan setiap kelurahan,” tambahnya.

Mantan Kabag Kesra itu menambahkan, bahwa selama pelaksanaan lomba dilangsungkan. Pihaknya turut dibantu tim juri yang berjumlah 18 orang, yang diambil dari beberapa OPD di Kota Bima.

“Kepada 5 kelurahan yang akan ikut serta dalam lomba tersebut, tidak usah risau. Karena dewan juri yang akan memberikan penilaian, akan bekerja secara professional dan hasil akhir bisa dipertanggungwabkan,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *