Pemerintah Kabupaten Bima Kembali Raih Opini WTP 

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tak hanya Kota Bima, Pemerintah Kabupaten Bima juga kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Bupati Bima, Ketua DPRD, Sekda Provinsi bersama Ketua BPK Mataram usai menerima LHP WTP tahun 2017. Foto: Hum

Penghargaan diberikan Kepala BPK RI Perwakilan NTB Wahyu Priyono dan diterima secara langsung oleh Bupati Bima Ketua DPRD Kabupaten Bima, Senin (28/5) di Mataram.

Opini WTP diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bima setelah dilakukan audit terhadap pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2017. Opini ini menandai alur manajemen pengelolaan keuangan daerah telah semakin sempurna. Baik ditilik dari perspektif perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan kontrol anggaran.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri mengaku bahwa penghargaan tersebut merupakan kristalisasi dari kerja keras dan sinkronitas yang padu seluruh elemen birokrasi. Hal ini mesti diterjemahkan sebagai proses ikhtiar yang konsisten dalam rangka pencapaian visi Bima Ramah.

Pemerintah daerah kata Bupati, melalui seluruh satuan organisasi perangkat daerah senantiasa konsisten dalam mengikhtiarkan pencapaian visi Bima Ramah. Hal tersebut dilakukan dengan penyusunan program yang padu serta sanggup memberi dampak baik berkesinambungan dalam peningkatan derajat kesejahteraan masyarakat.

Serta membuka ruang partisipasi aktif dan memotivasi kesadaran membangun serta dibarengi dengan manajemen penganggaran yang efektif dan efisien. Bupati juga berpesan kepada seluruh elemen birokrasi agar menjadikan penghargaan yang diperoleh sebagai kebanggaan dan motivasi untuk menumbuhkan komitmen pengabdian

“Semoga penghargaan ini dapat mendorong peningkatan kinerja dengan didasari semangat kejujuran, kecintaan dan ketulusan untuk terus membangun dan menyejahterakan dou labo dana,” kata Umi Dinda dikutip dari rilis Bagian Humas dan Protokol.

Namun tentu saja lanjut Bupati, jajarannya diminta tidak serta-merta berpuas diri hingga melalaikan keharusan untuk terus menginstropeksi berbagai hal yang mesti ditingkatkan pada masa-masa selanjutnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *