Pemerintah Akhirnya Alokasikan Anggaran untuk Karyawan PDAM

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kabupaten Bima akhirnya merespon persoalan penyegelan kantor dan mogok kerja oleh karyawan PDAM Bima, dengan mengalokasikan anggaran untuk pembayaran gaji. (Baca. PDAM Bima Bangkrut, 20 Bulan Gaji Tidak Dibayar, Pegawai Mogok Kerja)

Pegawai PDAM saat segel kantor. Foto: Bin

Direktur Umum PDAM Bima H Abdullah awalnya membantah jumlah gaji yang belum dibayar sebanyak 20 bulan, tapi hanya 4 bulan. Menindaklanjuti masalah itu, pihak direksi PDAM menggelar pertemuan bersama seluruh karyawan soal dan disepakati pihak direksi terlebih dahulu menghadap kepala daerah guna mencari solusi.

“Pemerintah akhirnya mengalokasikan bantuan untuk mengatasi persoalan tersebut saat itu juga,” katanya, Senin (5/6).

Diakui Abdullah, Bupati Bima sebenarnya sebelum aksi penyegelan sudah tanggap apa disuarakan karyawan. Tapi, ada yang sengaja ingin membuat suasana gaduh sehingga penyegelan terjadi.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *