Dibacok Anak Kandung, Arsyad Terkapar Bersimbah Luka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Entah apa yang ada dalam pikiran RD (43) pria asal Desa Nunggi Kecamatan Wera hingga membacok bapak kandungnya Arsyad (70), Selasa siang (5/6). Korban pun mengalami sejumlah luka dan dilarikan ke Puskemas setempat.

Arsyad terkapar dengan sejumlah. Foto: Dok Polres Bima Kota

Kasubbag Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno mengatakan, kejadian berawal saat anak RD, Rohani ribut – ribut karena kehilangan uang di dalam rumahnya. Kemudian, korban yang mendengar cucunya tersebut ribut-ribut coba melarang.

“Karena tidak enak didengar tetangga, makanya dilarang ribut,” katanya.

Tidak lama kemudian, pelaku turun dari rumah panggung dan mendekati korban yang berada di halaman rumahnya. Tiba-tiba pelaku menebas punggung dan tangan korban dengan menggunakan sebilah parang. Korban mengalami luka robek, dan patah tulang diatas pergelangan tangan kiri.

“Beruntung pembacokan tersebut cepat di lihat oleh tetangga, kemudian korban dilarikan ke Puskesmas Tawali Kecamatan Wera,” ujarnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. erickblackstaly@gmail.com

    Fiki PU dhoee, omi dho ma Deni lbo Ina ro Ama d,, jga PU ktaho PU…. Nami aja ma do,o lbo Ina ro Ama mu,, na,e Fiki au wti wra dou ndi ma Dodo Ra eda na Nami ke,,, Ake omi dho mu ne,e q Hade Ama mu…. Aina tei ngau aka Ina ro Ama mu,,, mu ne,e SH tei ngaku re coba PU Lao losa akan rasa dou re,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *