Bantu Amankan Idul Fitri, FKUB Tugaskan Pemuda Lintas Agama

Kota Bima, Kahaba.- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima tahun ini kembali menugaskan Pemuda Lintas Agama untuk membantu pengamanan shalat Idul Fitri 1439 H bersama kepolisian dan TNI. Tugas rutin Pemuda Lintas Agama ini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir setiap perayaan hari besar agama.

Ketua FKUB Kota Bima saat memberi pengarahan kepada Pemuda Lintas Agama. Foto: Ady

Senin (11/6) sore, FKUB Kota Bima mengundang Pemuda Lintas Agama di aula kantor setempat untuk pembagian tugas dan pembentukan kelompok. Kegiatan ini dirangkaikan dengan agenda buka puasa bersama.

Turut hadir pada pertemuan ini, Dandim 1608 Bima, Wakapolres Bima Kota, Kepala Kemenag Kota Bima, Kabag Kesra Setda Kota Bima, perwakilan tokoh masyarakat dan sekitar 40 orang Pemuda Lintas Agama.

Ketua FKUB Kota Bima H Eka Iskandar Z mengatakan, para Pemuda Lintas Agama yang akan bertugas membantu pengamanan hari raya Idul Fitri dibagi empat kelompok. Masing-masing kelompok diisi 10 sampai 15 orang dan dikoordinir satu orang. Mereka akan bertugas pada 4 titik lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri.

“4 titik lokasi itu yakni di Halaman Kantor Pemkot Bima, Lapangan Manggemaci, Lapangan Serasuba dan Halaman IAI Muhammadiyah Bima. Setiap koordinator akan berkoordinasi secara intens dengan FKUB dalam tugasnya nanti,” jelas Eka.

Lalu apa saja tugas Pemuda Lintas Agama nanti? Ketua FKUB menjelaskan, ada 6 tugas yang telah dirumuskan bersama untuk dilaksanakan Pemuda Lintas Agama saat membantu pengamanan Idul Fitri yang diperkirakan akan digelar 15 Juni atau 16 Juni 2018 mendatang.

Pertama, membantu menertibkan parkiran kendaraan yang berada di badan atau bahu jalan raya pada lokasi pelaksanaan shalat ied. Kedua, membantu para lansia atau jompo untuk menyeberang jalan menuju lokasi shaf shalat ied. Ketiga, selama pelaksanaan shalat ied, semua Pemuda Lintas Agama (non muslim) untuk berteduh di tempat yang aman dengan tidak membuat kegaduhan, berisik ataupun masalah tertentu.

Keempat, selesai shalat ied, tugas masing-masing kelompok untuk menertibkan kendaraan dan membuat suasana arus lalulintas menjadi aman, tertib dan mudah diatur.

Kelima, memungut sampah seperti koran bekas yang ada di lokasi shalat ied dan berkoordinasi dengan panitia atau PHBI lokal untuk membuang atau membakarnya. Keenam, titik kumpul sentral selesai melaksanakan tugas adalah di rumah Bapak Walikota Bima HM Qurais H Abidin.

“Untuk memantapkan tugas-tugas yang telah dibagi ini, kita masih akan ada pertemuan sekali lagi sehari menjelang hari raya Idul Fitri,” tutur Eka yang juga Ketua PD Muhammadiyah Kota Bima ini.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *