Diduga Santet Warga, Pria ini Nyaris Dimassa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Diduga menyantet Hafsah (49) warga Desa Woro Kecamatan Madapangga, AA (45) yang juga merupakan warga desa setempat nyaris dihakimi massa, Minggu (17/6) sekitar pukul 22.30 Wita.

Ilustrasi

Kapolsek Madapangga IPDA Rusdin mengatakan, awalnya sekitar pukul 20.00 Wita Hafsah kerasukan dan mengatakan jika sakit yang dialaminya akibat disantet oleh terduga.

“Saya sakit karena di santet oleh AA,” ujar Kapolsek meniru bicaranya Hafsah, Senin (18/6).

Mendengar pernyataan itu, keluarga Hafsah naik pitam dan hendak menghakimi AA dan merusak rumahnya. Namun beruntung yang bersangkutan tidak ada di rumah.

Tidak lama berselang kata Kapolsek, anggota Polsek Madapangga yang dipimpin Kanit Reskrim mendatangi tempat kejadian dan berkoordinasi dengan Sekdes Woro, tokoh masyarakat serta memberikan pemahaman kepada massa agar tidak main hakim sendiri.

“Keluarga Hafsah meminta polisi agar segera menangkap terduga pelaku jika tidak ingin dihamiki,” katanya.

Kemudian, sekitar pukul 01.00 Wita polisi berhasil menemukan AA dan mengamankanya di Polsek Madapangga untuk menghindari amukan massa. Setelah terduga diamankan, massa kemudian membubarkan diri.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, pihaknya berupaya memediasi kedua belah pihak, Senin (18/6) dan membuahkan hasil. Kedua belah pihak sepakat damai dan saling meminta maaf.

“Sudah dibuatkan surat pernyataan damai juga. Setelah itu mereka kembali ke kampungnya beserta warga yang ikut hadir dalam mediasi,” bebernya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *