PPDI Sesalkan Minimnya Komunikasi Pemerintah Daerah

 

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sekretaris Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bima, Hasan, menyesalkan minimnya komunikasi yang dibangun Bupati maupun Anggota DPRD Kabupaten Bima tentang perjuangan nasib tunjangan aparat desa.

Audensi PPDI dengan anggota DPRD Kabupaten Bima, Sabtu, 13 Oktober 2012. Foto: Arief

Penyesalan ini disampaikan Hasan saat menggelar demonstrasi yang dilanjutkan dengan audensi bersama anggota DPRD Kabupaten Bima di ruang paripurna, Sabtu, 13 Oktober 2012 siang tadi. Setelah mendengar beberapa penjelasan anggota DPRD setempat, ia mengaku menyesali sikap Kepala Daerah maupun Angota DPRD dalam melakukan sosialisasi ke bawah. “Demontrasi ini dilakukan berkat tidak responnya kepala daerah dalam menanggapi aspirasi kami,” tutur Hasan.

Ia menjelaskan, sebelumnya sudah tiga kali kami bersurat resmi kepada Bupati maupun anggota DPRD tentang tuntutan kami ini. Namun, surat-surat tersebut tak pernah dijawab pihak Pemerintah Kabupaten Bima.

“Kami pernah menunggu Bupati di kantor dan kediamannya selama berjam-jam, tapi kami tak  kunjung di temui. Sebenarnya demonstrasi ini tak mungkin kami lakukan, seandainya pihak Pemerintah Kabupaten Bima bersikap pro aktif dalam menjawab setiap aspirasi yang masuk dari masyarakat,” kata Hasan dengan nada yang cukup tegas. [BM]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *