Hari Pertama Kerja, Bupati Langsung Genjot Kinerja Aparatur

Kabupaten Bima, Kahaba.- Mengawali aktivitas kedinasan pada hari pertama kerja usai libur idul fitri, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri langsung memimpin apel pagi lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Kamis (21/6) pagi.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri. Foto: Dok Hum

Apel pagi dirangkaikan dengan halal bihalal. Bupati Bima turut didampingi Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer, Sekretaris Daerah Kabupaten Bima HM Taufik HAK, para Asisten dan Staf Ahli serta Kabag lingkup Setda.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada segenap aparatur Pemerintah Kabupaten Bima yang menunjukkan motivasi kuat untuk kembali melaksanakan aktivitas kedinasan dan pelayanan kepada segenap masyarakat.

Apresiasi ini disampaikan Bupati karena hasil pengecekan dan sidak terkait kehadiran pegawai pada hari pertama, khususnya lingkup Setda sangat baik, tidak ada yang absen tanpa keterangan.

Menurut Umi Dinda (sapaan akrab Bupati), dinamika masyarakat mengharuskan apratur untuk terus bekerja keras, mempersembahkan pengabdian dan  prestasi terbaik.

Untuk itu kata dia, keserasian dan kesepahaman baik dalam meneruskan program secara terpadu dan berkesinambungan, kerjasama dan partisipasi aktif semua elemen menjadi hal yang teramat penting bahkan menentukan keberhasilan.

“Berkaitan dengan hal ini, saya mengimbau kepada semua  perangkat birokrasi pemerintahan dan seluruh elemen, agar tiada henti untuk saling bekerjasama, memberikan saran dan masukkan yang konstruktif; demi kemajuan dou labo dana,”  ajaknya.

Hal lain yang juga disampaikan Bupati Bima bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) dan waktu liburan yang cukup panjang merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada segenap aparatur.

“Oleh karena itu harus diterjemahkan sebagai hal yang memperkuat motivasi kedisiplinan dan memaksimalisasi kinerja,” ingatnya seperti dikutip dari siaran pers Bagian Humaspro.

Mengakhiri penyampaiannya, Bupati Bima berpesan agar kiranya seluruh aparatur dan seluruh elemen masyarakat tetap membudayakan kebaikan dan menggiatkan ibadah meskipun Ramadan telah berlalu. “Kebaikan dan ketakwaan adalah kunci dari tercurahnya rahmah dan baroqah,” ujarnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *