Ketua STKIP Tatap Muka Dengan Warga Mande

Kota Bima, Kahaba.- Kisruh antar mahasiswa yang melanda STKIP Bima akhir-akhir ini dinilai sangat meresahkan masyarakat di sekitar kampus. Sabtu (13/10/2012) kemarin, jajaran petinggi kampus STKIP Bima menggelar silaturrahim dengan warga Mande di kantor Kelurahan Mande. Acara ini  sekaligus menjadi forum dengar pendapat warga sekitar kampus dalam menyikapi beberapa permasalahan yang terjadi belakangan ini.

Drs. Mustamin, M.Si, Ketua STKIP Bima. Foto: Bin Kalman

Selain pengurus kampus, hadir pula unsur kepolisian dalam forum silaturrahim tersebut. Secara terbuka warga meminta jaminan kepada Ketua STKIP Bima agar kejadian bentrokan dan pembakaran seperti yang terjadi kemarin tidak terulang lagi. Masyarakat Mande mengaku resah dengan berbagai aksi kekerasan yang terjadi di sekitar kampus, apalagi kampus STKIP berada di tengah-tengah wilayah pemukiman warga.

Oleh karena itu, kampus STKIP Bima harus dapat bersikap tegas terhadap oknum-oknum mahasiswa yang sering membuat onar. “Pihak kampus harus tegas untuk menindak siapapun oknum mahasiswa yang terbukti membuat keributan,” ujar Ketua LPM Kelurahan Mande, Syafrudin H. Nurdin.

Hal senada juga diungkapkan oleh pihak Kepolisian.  Kepala Bagian Operasi Polres Bima Kota, Kompol M. Nasution, meminta pihak STKIP untuk dapat menjaga stabilitas dan keamanan di dalam kampus.

Menjawab keresahan warga, Ketua STKIP Bima, Drs. Mustamin, M.Si meminta kepada seluruh pihak untuk tidak terburu-buru mengaitkan kejadian kebakaran di kampusnya dengan beberapa masalah yang belakangan ini terjadi. Mustamin menambahkan, proses penyelidikan yang sekarang tengah dilakukan pihak Kepolisian harus kita hormati bersama. “Saya harapkan kita tidak membuat dugaan yang mendahului hasil pemeriksaan pihak yang berwajib,” ungkap Mustamin.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi kegiatan silaturrahmi STKIP Bima bersama elemen masyarakat yang diadakan Sabtu sore kemarin.  “Banyak hal yang menjadi tujuan bersama antara STKIP dengan warga sekitar kampus dalam membangun dunia pendidikan. Tentunya semua harapan dan usulan dari warga akan menjadi acuan STKIP ke depan. Mari bersama-sama membangun STKIP yang lebih baik lagi, bukan saja untuk Bima tetapi untuk Indonesia,” ungkap Mustamin.

Di akhir acara, pihak STKIP Bima memberikan sumbangan 100 sak semen untuk masjid di Kelurahan Mande. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *