H-1 Pencoblosan, Panwaslu Bima Temukan Masalah Soal C6

Kota Bima, Kahaba.- Terkait hasil pengawasan sehari sebelum pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di Kabupaten Bima, Panwaslu Kabupaten Bima menemukan berbagai masalah. Seperti adanya C6 (Undangan Coblos) yang ganda, banyaknya pemilih yang telah terdaftar dalam DPT tapi belum mendapatkan C6.

Komisioner Panwaslu Kabupaten Bima Junaidin. Foto: Bin

“Yang lebih dominan itu masalah C6, dan jumlahnya cukup signifikan tersebar di kecamatan – kecamatan,” ujar Komisioner Panwaslu Kabupaten Bima Junaidin, Selasa (26/6).

Menurut dia, terhadap pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT, namun dia tidak mendapat C6, bisa menggunakan E-KTP, sepanjang terdaftar namanya dalam DPT. Kemudian pemilih yang tidak tercantum namanya dalam DPT, juga bisa memilih dengan E KTP dan terdaftar sebagai pemilih tambahan.

“Hanya saja nanti mereka memberikan hak pilih diatas jam 12.00 Wita,” sebutnya.

Terhadap C6 yang bermasalah ini, pihaknya sudah menyampaikan ke KPU untuk segera mengatasinya. Misal, terhadap yang ganda segera melakukan penarikan. Kemudian yang belum dapat C6, segera dibagikan.

Termasuk sebelumnya tambah Junaidin, pihaknya menemukan ada perbedaan soft copy DPT dengan hard copy DPT. Soal itupun sudah dikoordinasikan dengan KPU dan teratasi.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *