Pantau Coblos Besok, Pemkot Bima Bentuk Tim Desk Pilkada

Kota Bima, Kahaba.- Guna mensukseskan dan mendukung pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan Walikota dan Wakil Walikota Bima 2018-2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima membentuk Tim Desk Pilkada Tahun 2018.

Tim Desk Pilkada saat berkoordinasi dengan Sekda Kota Bima. Foto: Yadien

Pembentukan Tim Desk Pilkada merupakan tindaklanjut Permendagri Nomor 9 Tahun 2005 Tentang Pedoman Bagi Pemerintah Daerah Dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Menindaklanjuti permendagri tersebut, telah terbit Keputusan Walikota Bima Nomor 46 tahun 2018 tentang pembentukan Tim Desk Pilkada Kota Bima,” ujar Sekda Kota Bima H Muhtar Landa, Selasa (26/6).

Ia menjelaskan, Tim Desk yang telah dibentuk ini mempunyai fungsi sebagai tim pemantau yang berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkada. Memiliki tugas menginventarisasi dan mengantisipasi permasalahan yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada, kemudian memberikan saran kepada penyelesaian permasalahan tentang pelaksanaan Pilkada dan melaporkan informasi kepada pemerintah pusat, provinsi dan daerah mengenai pelaksanaan Pilkada.

“Tim Desk Pilkada akan mulai bekerja mengawasi dan memantau proses serta tahapan Pilkada mulai besok pagi saat dimulainya pemungutan suara, hingga penghitungan suara. Kemudian hasilnya dapat dilaporkan sementara kepada pemerintah pusat,” katanya.

Untuk mempermudah kerjanya sambung Muhtar, Tim Desk Pilkada yang telah terbentuk akan memakai seragam khusus dan ID Card. Tujuannya untuk mempermudah masyarakat maupun penyelenggara Pemilu mengenalinya. Serta selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak penyelenggara Pemilu dan keamanan, untuk mempermudah kerja di lapangan.

Kemudian, agar Tim Desk Pilkada bisa berjalan dengan lancar maka pemerintah daerah akan memberikan dukungan dengan menyediakan fasilitas. Kemudian secara teknis tim Desk Pilkada dibagi menjadi beberapa tim, yang akan menyebar pada 5 kecamatan di Kota Bima.

“Tim desk pilkada terdiri dari Sekda, bagian AP setda, bagian OPA setda, BKPSDM dan beberapa OPD lain yang telah ditunjuk. Untuk bekerja melakukan pemantauan secara langsung di setiap kecamatan,” tandasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *