Janji Bupati Bima, Tahun Ini Pasti Pindah

Kabupaten Bima, Kahaba.-Rencana pindah Kantor Bupati Bima tahun ini ke Godo Kecamatan Woha yang disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) dan Kepala Bagian AP Setda kembali diperkuat Bupati Bima.

Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri. Foto: Bin

Pada upacara peringatan Hari Jadi Bima ke-378, Kamis (5/7) pagi, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri berjanji tahun ini kantor pelayanan Bupati Bima dipastikan akan pindah ke Godo Kecamatan Woha.

“InsyaAllah dalam tahun ini kami berjanji bahwa pemerintah akan menempati Kantor tersebut,” janji Bupati Bima saat menyampaikan sambutan.

Untuk mendukung rencana pindah itu, Bupati meminta kepada segenap aparatur untuk mempersiapkan diri fisik, mental serta sikap disiplin dan profesional.

Selain itu, dalam penyelenggaran tugas nanti semua aparatur tidak mengabaikan waktu jam kerja. Selalu tepat waktu untuk masuk kantor yang baru nanti

Sebelumnya, Kabag AP Setda Kabupaten Bima Suwandy malaporkan, kondisi fisik Kantor Bupati Bima di Desa Dadibou Kecamatan Woha saat ini diklaim sudah hampir mencapai 100 persen. Tinggal pembenahan akhir dan memasang perangkat serta sistem pendukung di dalamnya. Karenanya, pemindahan pelayanan administrasi ditargetkan Agustus 2018 ini.

“Target kita upayakan bulan Agustus ini kita pindah, paling tidak secara operasional. Barangkali kalau kita pindah secara fungsional sekarangpun bisa. Tapi secara operasional paling lambat sekitar Agustus,” terangnya.

Sambil menunggu penyelesaian sekat ruangan dan pembangunan interior yang sedang dikerjakan tambah dia, perangkat yang tidak kalah penting dibutuhkan yakni menunggu kesiapan perangkat hydran kebakaran untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jadi kita sedang kita kerjakan semua,” ungkapnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *