10 IKM Ikut Pelatihan Desain Kemasan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tumbuh kembangnya Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah juga berperan penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat. Disamping itu, juga diharapkan mampu membawa efek berantai untuk mencapai tujuan pembangunan daerah, mendukung ketahanan ekonomi, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan Desain Kemasan. Foto: Dok Dinas Kominfostik Kabupaten Bima

Untuk mendorong hal tersebut, Rumah Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi  NTB bekerjasama dengan  Dinas  Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima, menggelar  Pelatihan Desain Kemasan di kantor Dinas Perindag Kabupaten Bima, Senin (9/7).

Sebanyak 10 peserta perwakilan industri mikro dari Kabupaten dan Kota Bima mengikuti kegiatan yang berlangsung sehari. Mereka secara khusus dilatih instruktur Abdul Basit dan Abdul Malik Safrin.

Pelatihan desain kemasan ini juga dihadiri Tim pendamping Provinsi NTB yaitu  Hj Airlina Maya Sugiartini S dan Ni Gusti Ayu Putu Ari.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bima H Arifuddin HMY mengatakan, pelatihan kemasan produk olahan beragam komoditas pertanian dan perkebunan tersebut  ditujukan untuk lebih meningkatkan kualitas produk IKM.

“Dengan tampilan  kemasan yang menarik konsumen, dengan sendirinya akan turut meningkatkan tampilan kemasan nilai jual produk. Serta pada saat yang sama mampu bersaing di pasar global,” jelas Arifuddin melalui siaran pers yang disampaikan Dinas Kominfostik Kabupaten Bima.

Kata dia, pelatihan ini menyasar kelompok IKM olahan pangan yang belum mampu memproduksi  sendiri kemasan yang baik dan memenuhi standar kemasan pangan yang ada.

10 IKM tersebut yaitu IKM Usaha Mandiri Desa Kalampa Kecamatan Woha, untuk produk Abon Sapi, Abon Ayam dan Abon Bandeng. Kemudian IKM Bawang Goreng KWT Nikita Desa Lido Belo untuk Produk Bawang Goreng, IKM Mekar Makmur Desa Talabiu Kecamatan Woha untuk produk Garam, IKM Bakkery Azzahra Sayiddah untuk Produk Brownies dan IKM Baba Dae untuk produk Kopi.

Sedangkan, 5 peserta dari Kota Bima yaitu IKM Mataho untuk produk bahan Rumput Laut, Dodol, Pilus Jelly dan Permen, IKM King Cofiee untuk produk Kopi, IKM Sakura untuk produk Madu, IKM Rangga Babuju untuk produk Kopi dan IKM Lila untuk produk Cofiee Kawae.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *