Orangtua Siswa Banyak Pilih Sekolah Favorit, Sekolah Lain Sepi Peminat

Kota Bima, Kahaba.- Proses penerimaan siswa baru beberapa tahun terakhir, menyisakan pilu bagi sejumlah sekolah lain. Bagaimana tidak, beberapa sekolah terpaksa terancam tidak bisa melaksanakan proses pendidikan karena jumlah siswa yang tidak penuhi ketentuan rombel.

Kepala Dikbud Kota Bima H. Alwi Yasin saat diwawancara wartawan. Foto: Eric

Dari fenomena ini, tim dari Dikbud Kota Bima sudah memantau dan menemukan hasilnya. Berdasarkan pantauan selama pendaftaran baru dan hari pertama masuk sekolah, Senin (16/7) diketahui banyak sekali orang tua siswa memilih memasukan anaknya pada sekolah favorit. Tentu itu berimbas pada pada minimnya peneriman siswa pada sekolah lain.

“Memang ada pengaruhnya, contoh tingkat SD banyak sekali orangtua siswa membawa anaknya ke SDN favorit, dan ini harus jadi tantangan tersendiri bagi sekolah kedepan walaupun ada sistem zonasi,” ujar Kepala Dinas Dikbud H Alwi Yasin.

Kata dia, ada banyak orang tua siswa yang ditemui di lokasi sekolah beralasan memasukan anaknya dibeberapa sekolah favorit. Seperti di SDN 11 dan 05. Alasan mereka, karena berharap sistem pembelajaran dapat memberikan efek bagus bagi perkembangan pengetahuan anaknya kedepan.

“Di tingkat SMP dan SMA juga begitu adanya. Dampaknya bahkan sangat buruk untuk sekolah lain yang kekurangan siswa,” katanya.

Hal ini menurut Alwi, memang menjadi tantangan bagi sekolah. Bagaimana dapat menciptakan iklim belajar yang menarik dan inovatif, sehingga dapat menumbuhkan prestasi siswanya. Tidak saja pada bidang pengetahuan, tapi pada seni dan olahraga.

“Dengan begitu, para orang tua siswa pun akan memilih sekolah-sekolah beprestasi untuk menitipkan anaknya,” tandasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *