Telkom Peduli, Pensiunan Karyawan Dapat Bantuan Bedah Rumah

Kota Bima, Kahaba.- Perhatian Telkom tidak saja untuk karyawan yang masih aktif bekerja. Untuk karyawan yang sudah pensiun pun tak luput dari perhatian. Bentuk rasa empati tersebut ditunjukan dengan wujud membangunkan rumah untuk 2 orang pensiunan karyawan kantor setempat.

Kepala Telkom Bima saat meresmikan bedah rumah untuk pensiunan karyawan. Foto: Deno

Rumah tersebut sudah rampun dibangun. Pada saat peresmiannya, Selasa (17/7). Selain Kepala Telkom dan jajarannya yang hadir, terlihat juga sejumlah pensiunan karyawan Telkom mengikuti kegiatan dimaksud.

Kepala Kantor Daerah Telkom (Kandatel) Bima Firman mengaku, bedah rumah 2 orang pensiunan Telkom itu di Kelurahan Rabangodu Selatan dan Kelurahan Sambinae. Kegiatan tersebut pun dilaksanakan setiap tahun.

“Untuk tahun ini kami bedah rumah milik Almarhumah H Abubakar Umar yang kini di tempati istrinya Hj Halimah di Kelurahan Rabangodu Selatan. Kemudian rumah milik Samsudin Jalal yang berada di Kelurahan Sambinae,” ujarnya.

Diakui Firman, rumah kedua pensiunan tersebut mulai dibedah Juni lalu. Hari ini, dilaksanakan peresmian dan penyerahan kembali rumah yang dibedah kepada pemilik.

Untuk sumber anggaran dalam program peduli ini sambung pria berkumis itu, berasal dari Dana Pensiun (Dapen) Telkom, Persatuan Pensiunan Telkom (P2Tel) dan Yayasan Kesehatan Telkom (Yakes).

“Selain bantuan bedah rumah pada karyawan yang sudah pensiun, kami juga tetap peduli pada karyawan yang masih aktif dan tidak aktif ketika ditimpa musibah bencana alam,” ucapnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Hj Halimah dan Syamsudin Jala mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas bantuan tersebut. Mereka berharap agar bentuk kepedulian seperti ini tetap dijalankan.

“Ini luar biasa, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini, kami doakan agar Telkom tetap jaya dan sukses,”harap keduanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *