Anggota Dewan Dapil II Jaring Aspirasi Warga Sadia dan Mande

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima Dapil II Kecamatan Mpunda dan Rasanae Barat menggelar reses di Kelurahan Sadia dan Mande, Selasa (17/7). Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Sadia itu guna menyerap aspirasi rakyat, untuk diperjuangan melalui program APBD-P 2018 dan APBD 2019.

DPRD Kota Bima saat jaring aspirasi warga di Kelurahan Sadia. Foto: Eric

“Kami hadir untuk menyerap aspirasi masyarakat. Yang bersifat urgen untuk kemaslahatan umat, sampaikan agar bisa kami perjuangkan,” saran Anggota DPRD Kota Bima Taufik HA Karim yang bertindak sebagai moderator.

Warga Kelurahan Sadia Sri Rahmawati menyampaikan, di kelurahan setempat sejak lama telah memiliki sanggar seni dan budaya. Tapi sampai saat ini perhatian pemerintah, baik bantuan materi dan juga prasarana, masih minim.

“Mohon bapak anggota dewan untuk membantu sanggar seni dan budaya kami, agar dapat terus eksis dan bisa meningkatkan kegiatan dan prestasi. Kami punya anak didik yang cukup banyak. Melalui sanggar seni kita dapat terus melestarikan budaya,” katanya.

Sementara itu, Ismail meminta kepada wakil rakyat untuk segera merealisasikan pembuatan parit sepanjang 500 meter di RT 1 Kelurahan Sadia. Karena jika tidak, berdampak buruk bagi warga  setempat.

“Parit ini penting. Karena jika hujan datang, maka air langsung masuk ke pemukiman warga,” ungkapnya.

Menjawab aspirasi masyarakat, wakil ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan mengungkapkan akan mengupayakan aspirasi tersebut dapat diwujudkan. Soal bantuan sanggar seni dan budaya, pihak legislatif terlebih dahulu akan berkoordinasi dulu dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Dikbud, untuk mengetahui seberapa besar anggaran untuk pembinaan sanggar seni di Kota Bima. Sementara soal parit, Alfian menambahkan siap membantu diwujudkan di tahun ini.

“Pembangunan parit ini Inshaa Allah kita wujudkan,” janjinya.

Alfian kembali menegaskan, aspirasi masyarakat yang masih belum sempat disampaikan karena keterbatasan waktu. Diminta untuk menulis dan diserahkan, agar dapat diperjuangkan pada APBD-P 2018 dan APBD murni 2019 mendatang.

“Warga tidak usah khawatir, karena di tahun ini kita punya pemimpin baru. Kepala daerah yang baru siap membantu kebutuhan masyarakat. Kami anggota dewan dari partai pengusung juga akan mengawal dan mengontrolnya. Semua ini demi kemaslahatan ummat,” ucapnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *