Meninggal Dunia, 2 JCH Asal Kota Bima Gagal ke Tanah Suci

Kota Bima, Kahaba.- 2 orang Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Bima asal Kelurahan Melayu Aminah binti Ahmad (62) dan Ratna (50) warga Kelurahan Dara gagal berangkat ke tanah suci. Keduanya dikabarkan oleh keluarga telah meninggal dunia karena sakit.

Ilustrasi

“Keduanya dikabarkan meninggal dunia karena sakit Sabtu (14/7) pekan kemarin,” ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Bima H Furkan, Jumat (20/7).

Kata dia, 2 JCH memang sudah lama dinyatakan sakit. Tapi pihak keluarga menginginkan pergi haji, agar bisa melakasanakan rangkaian ibadah di tanah suci. Tapi belum bisa terwujud karena yang maha kuasa berkehendak lain.

“Keinginan almarhumah berdua itu sudah sampai Mekkah, tapi fisiknya belum,” ucapnya.

Mantan kepala tata usaha MAN 1 Kota Bima itu menjelaskan, sebelum meninggal, keduanya sudah melewati semua proses tahapan jamaah haji. Malah telah mengikuti rangkaian seperti manasik haji, cek kesehatan dan persyaratan lainnya.

Berdasarkan peraturan Kemenag Kota Bima sambungnya, bagi JCH yang meninggal dunia akan diberikan kemudahan kepada pihak keluarga. Seperti, yang meninggal bisa digantikan oleh suami atau istsri, bisa juga oleh anak atau menantu. Tapi pergantiannya tidak sekarang, tapi tahun depan.

Namun, dari keluarga almarhumah Aminah sepakat tidak ada pergantian dan mereka mengusulkan untuk membatalkan kepergian haji serta meminta kembali uang haji yang disetor kemarin sebanyak 38,7 juta. Sedangkan Ratna meminta digantikan oleh ananknya.

“Dengan adanya JCH yang wafat, maka jumlah JCH yang sebelumnya berjumlah 275, berkurang menjadi 273 orang,” sebutnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *