Desa Mpuri Ikut Lomba Desa Tingkat NTB, Ini Harapan Camat Madapangga

Kabupaten Bima, Kahaba.- Menjelang lomba desa tingka Provinsi NTB, Pemerintah Kecamatan Madapangga menyambangi Pemerintah Desa (Pemdes) Mpuri, Kamis (19/7) dan memberikan pembinaan.

Pertemuan Camat Madapangga dengan jajaran Pemdes Mpuri. Foto: Yadien

Camat Madapangga Muhammad Syafi’i mengatakan, beberapa pekan lagi Desa Mpuri akan menghadapi lomba desa tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk itu, pihaknya berharap agar desa menata lingkungan dan menata administrasi agar bisa disempurnakan.

“Penataan kedua item itu adalah indikator utama dalam penilaian lomba desa. Makanya kami memberikan pembinaan untuk pemerintah Desa Mpuri karena akan menghadapi lomba desa,” ujarnya.

Kata dia, prestasi yang diraih saat lomba desa tingkat kabupaten beberapa waktu yang lalu bukan tolak ukur untuk mengikuti lomba tingkat yang lebih tinggi. Karenanya, segala kesiapan harus ditingkatkan karena lomba yang akan datang.

“Harus lebih baik dari saat mengikuti lomba desa tingkat kabupaten,” katanya.

Ia menjelaskan, lomba desa merupakan cara untuk mengevaluasi keberhasilan pembangunan desa. Hakekatnya sebagai salah satu upaya untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat. Selain itu, juga untuk mengevaluasi keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan desa dengan melihat lonjakan perkembangan pembangunan dari segala aspek.

Sementara itu, Kepala Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Muh Nur Arahman mengatakan, pihaknya telah melakukan pembagian tugas kepada seluruh elemen untuk berpartisipasi menata lingkungan dan administrasi.

“Semua yang masih kurang kami evaluasi dan perbaiki,” tururnya.

Untuk partisipasi masyarakat menghadapi lomba desa diakuinya sangat tinggi. Itu terlihat dari semangat gotong-royong warga dalam menata lingkungan desa.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *