Tahun Ajaran Baru, SMPN 1 Terapkan Absensi Sidik Jari

Kota Bima, Kahaba.- Mulai tahun ajaran baru 2018, SMPN 1 Kota Bima mulai menerapkan absensi sidik jari (Fingerprint), untuk memantau dan mengawasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.

Ilustrasi

“Mulai hari ini absensi sidik jari mulai digunakan seluruh siswa,” ujar Kepala SMPN 1 Kota Bima Hj Nurma, Senin (23/7).

Kendati hari pertama penggunaan terdapat kendala dan menyebabkan siswa terlambat pulang, namun Nurma memastikan itu hanya akan berlangsung selama beberapa hari kedepan. Karena siswa membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Karena banyak siswa juga, jadi antri lama untuk absensi,” katanya.

Untuk memperlancar dan membantu pelaksanaan absensi sidik jari, pihaknya juga kini tengah menunggu kedatangan penambahan 6 unit fingerprint yang didatangkan dari pulau Jawa. Dengan penambahan 6 unit fingerprint baru, akan mempermudah absensi siswa.

Diakui Nurma, selain digunakan untuk siswa, fingerprint juga diterapkan untuk jajaran guru dan pegawai setempat. Dengan maksud, menekan angka keterlambatan saat waktu masuk sekolah.

“Kami ingin kedisiplinan siswa dan guru dapat terus ditingkatkan, sehingga mutu pendidikan di sekolah dapat terus meningkat,” harapnya.

Nurma menambahkan, khusus bagi siswa yang datang terlambat, akan dibuatkan catatan dan diakumulasi dan diserahkan kepada walimurid sebagai bahan data dan evaluasi yang harus dilakukan orangtua.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *