Besok Jembatan Padolo II Dibongkar, Lalu Lintas Dialihkan

Kota Bima, Kahaba.- Melanjutkan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir, Jembatan Padolo II akan dibongkar hari Kamis besok (26/7). Sehubungan dengan kegiatan ini, dilakukan rekayasa pengalihan jalur lalu lintas.

Jembatan Padolo II. Foto: Google MAP

“Nanti para pengguna jalan yang biasanya melintas Jembatan Padolo II untuk sementara akan dialihkan melewati Jembatan Padolo III,” ujar Plt Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin melalui siaran persnya, Selasa (25/7).

Soal rencana pembongkaran itu kata dia, telah dilaksanakan sosialisasi kepada para tokoh masyarakat di Kantor Camat Rasanae Barat Selasa pagi. Dilanjutkan dengan turun langsung mendatangi masyarakat yang bermukim di sekitar Jembatan Padolo II.

“Sosialisasi dilaksanakan oleh anggota DPRD Kota Bima sekaligus pimpinan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Bima, Kepala BPBD, Camat Rasanae Barat, Kapolsek Rasanae Barat, serta PPK proyek,” katanya.

Jembatan Padolo II sambung Syahrial, merupakan salah satu dari 4 jembatan di Kota Bima yang memiliki tiang tengah dan selalu menjadi titik penumpukan material yang terbawa oleh aliran air sungai, sehingga berpotensi menyebabkan banjir. Sebelumnya, Jembatan Penatoi dan Padolo I telah mulai dibongkar.

“Pemerintah berharap masyarakat dapat mendukung kegiatan ini karena tujuannya adalah untuk meminimalisir potensi banjir yang secara langsung mengganggu kehidupan masyarakat,” harapnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Struksi

    Saya sebagai masyarakat menyampaikan terima kasih atas pembangunan sarana jembatan tsb yg tentunya bermanfaat dn Saya berharap jembatan yg sedang dibangun kuat, kokoh dan tahan lama…saya pernah berdiri di atas jembatan padolo III tepat pada saat itu ada 2 mobil truk (tanpa muatan)yg lewat diatas jembatan dan jembatannya goyang (na kambimbi bahasa bimanya)…spontan kami yg ada di atas jembatan berlarian takut ke ujung jembatan. Hitungan kita yg awam ttg ilmu konstruksi…2 truk yg kosong aja jembatannya goyang bagaimana dg 3, 4 truk yg penuh muatan yg sedang pas lewat bersamaan diatas jembatan…ini kekuatiran saya dan saya berharap pemerintah utk lebih ketat pengawasan dalam pekerjaan 3 jembatann yg sedang dibangun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *