Hadiah Rp 50 Ribu Tidak Layak Buat Prestasi Nasional

Kota Bima, Kahaba.- Pemberian hadiah Rp 50 untuk 2 siswa SMPN 11 Kota Bima yang meraih medali perak di lomba Olimpiade Penelitian Seluruh Indonesia (OPSI), disesalkan Kepala Dinas Dikbud Kota Bima H Alwi Yasin. (Baca. Berprestasi Nasional, 2 Siswi SMPN 11 Ini Hanya Diberi Hadiah Rp 50 Ribu)

Kepala Dinas Dikbud Kota Bima, H. Alwi Yasin. Foto: Bin

“Hadiah yang diberikan oleh Kepala SMPN 11 itu tidak layak, untuk sebuah prestasi tingkat nasional,” ujar Alwi, Selasa (31/7).  (Baca. SMPN 11 Raih Medali Perak di Lomba OPSI Tingkat Nasional)

Menurut Alwi, meskipun hadiah tersebut diberikan dari kantong pribadi kepala sekolah, tapi tetap itu tetap tidak layak. Apalagi hadiah itu diberikan saat upacara dengan jumlah yang tidak banyak, maka akan melahirkan banyak asumsi.

“Memberikan hadiah itu bagus, tapi tidak segitu lah. Apalagi disebut nominalnya di tempat upacara. Tentu saja siswa keberatan. Mereka ini membawa harum nama daerah dan sekolah,” sesalnya.

Alwi menjelaskan, ungkapan kekecewaan dari 2 siswa setempat sebenarnya bisa dihindari. Kepala sekolah pun mestinya dapat menahan diri dulu untuk memberikan hadiah. Kendati berasal dari kantong pribadi, seharusnya menunggu waktu yang tepat untuk memberikannya.

Seperti berkoordinasi dengan Dinas Dikbud, untuk bisa dibantu mencarikan hadiah yang layak. Agar 2 siswa tersebut merasa bangga, dan siswa lain termotivasi untuk belajar meningkatkan prestasi.

Dengan adanya kejadian tersebut tambah Alwi, pihaknya mengimbau kepada seluruh kepala sekolah di Kota Bima, agar dapar membantu bila ada siswa berprestasi baik di tingkat daerah apalagi nasional.

“Berikan hadiah yang layak dan bagus, agar mereka merasa dihargai,” sarannya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *