Padahal Diperbolehkan Aturan, Lutfi-Feri Tetap Pilih Mobil Bekas Kepala Daerah

Kota Bima, Kahaba.- Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bima terpilih HM Lutfi – Feri Sofiyan tidak lama lagi akan dilantik. Untuk 5 tahun kedepan, keduanya akan bekerja mewujudkan janji dan visi misi.

Pasangan Lutfi – Feri saat menyampaikan orasi politik di acara Silahturahmi Akbar. Foto: Bin

Untuk memudahkan aktifitas kerja, termasuk kendaraan dinas yang nanti akan tumpangi sehari – hari. Pasangan yang diusung 9 partai politik itu memilih untuk tidak ingin memakai mobil dinas baru. Cukup mobil dinas bekas, yang pernah dipakai oleh Walikota dan Wakil Walikota Bima sebelumnya.

“Setelah kita konsultasi dengan Walikota dan Wakil Walikota Bima terpilih. Keduanya belum punya keinginan memakai mobil dinas baru,” ujar Kabag Umum Setda Kota Bima Muzzamil, Rabu (1/8).

Kata dia, Lutfi – Feri setuju untuk tidak ingin membeli kendaraan dinas kepala daerah yang baru dan ingin memakai kendaraan dinas bekas kepala daerah sebelumnya.

“Pak Walikota Bima terpilih nanti mau pakai mobil dinas Innova sisa walikota lama. Demikian juga Wakil Walikota Bima terpilih, memakai mobil dinas Mitsubishi Pajero sisa wakil walikota yang lama,” ungkapnya.

Menurut Muzzamil, kalaupun keduanya menginginkan pakai kendaraan dinas baru, juga tidak ada masalah. Sebab anggarannya juga sudah tersedia dan diperbolehkan aturan.

Untuk mobil dinas Walikota Bima, boleh menggunakan 2 mobil, masing – masing mobil sedan 2500 cc dan mobil jeep 3200 cc. Demikian juga mobil dinas Wakil Walikota Bima, bisa menggunakan 2 mobil, sedan 2200 cc, jeep 2500 cc.

“Itu berdasarkan aturan Permendagri Nomor 7 Tahun 2006. Tapi Pak Lutfi dan Pak Feri belum ingin memakai mobil baru,” katanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *