Kepala LLDIKTI Berikan Kiat Sukses Untuk Pengelola Lembaga Pendidikan

Kota Bima, Kahaba.- Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, I Nengah Dasi Astawa memberikan kiat sukses untuk Ketua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan para dosen yang ada di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu. (Baca. I Nengah Dasi Astawa Berkunjung ke STIE, Sosialisasi Perubahan Nama Kopertis ke LLDIKTI)

Koordinator Kopertis Wilayah VIII I. Nengah Dasi Astawa. Foto: Bin

Menurut Profesor ini, setidaknya ada 100 indikator kesuksesan menurut penelitian. Namun dirinya hanya membeberkan 4 hal yang krusial.

“Pintar itu ternyata bukan nomor 1, tapi kepintaran itu ada di nomor 23,” ungkapnya saat memberikan pembinaan PTS dan sosialisasi LLDIKTI di Kampus STIE Bima, kemarin.

4 hal yang paling penting untuk menjadi sukses kata Dasi Astawa yakni pertama adalah kejujuran dan ketulusan. Kepada pengelola lembaga pendidikan pun diharapkan untuk mengedepankan kejujuran dan ketulusan. Agar lembaga yang diurus bisa berkembang dengan baik dan selamat.

Diurutan kedua lanjutnya, adalah disiplin. Karena dibidang apapun, jika sesuatu dilaksanakan dengan jujur dan disiplin, maka akan sukses. Demikian juga dalam pengelola perguruan tinggi, harus mengedepankan kejujuran dan kedisplinan.

“Saya masih melihat pengelolaan perguruan tinggi ini yang tidak jujur dan disiplin. Padahal ini merupakan poin yang sangat penting,” sentilnya.

Kemudian yang ketiga sambungnya, harus GAUL. Dalam pengertiannya, GAUL itu fleksibel, lentur, kreatif, inovatif, produktif, adaptif dan transformatif.

“Kalau kaku, konservatif, ortodox, goblok dan tolol, selalu mengagung-agungkan masa lalu, maka pasti tidak bisa bersaing dan digilas oleh zaman,” tegasnya.

Sementara yang keempat yakni, keras cerdas, kerja lugas, kerja tuntas, kerja berkualitas dan kerja ikhlas. Jika sudah menerapkan 4 kiat tersebut, maka kesuksesan pun akan segera diraih.

“Mari kita saatnya mulai bekerja dengan menerapkan 4 kiat tersebut. Agar lembaga yang kita kelola ini tidak ketinggalan zaman,” ajaknya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *