Dikes Canangkan Gema Cermat di Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.-  Dinas Kesehatan Provinsi NTB bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bima melakukan pencanangan sekaligus edukasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) di Kota Bima, di aula SMKN 3 Kota Bima Kamis (2/8).

Kegiatan pencanangan Gema Cermat. Foto: Dok Hum

Pencanangan dibuka secara resmi dengan ditandai pemukulan gong oleh Plt Asisten III Setda Kota Bima Bidang Administrasi Umum Darwis, didampingi perwakilan Direktorat Pelayanan Kefarmasian Dirjen Kefarmasian dan Alkes Kemenkes RI, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Kota Bima, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bima.

Sementara peserta kegiatan tersebut berjumlah 173 orang, terdiri atas apoteker, pengurus IAI, unsur Dinas Kesehatan, Puskesmas, organisasi wanita meliputi anggota PKK, GOW dan Dharma Wanita Kota Bima, utusan OPD terkait, guru bimbingan konseling, majelis taklim, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta insan pers di Kota Bima.

Sementara narasumber kegiatan berasal dari Direktorat Pelayanan Kefarmasian Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan RI dan dari Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba.

Kepala Seksi Kefarmasian Makanan, Minuman dan Alat Kesehatan Dikes Provinsi NTB Baiq Fahmi Ilmiati mengatakan, saat ini Kementerian Kesehatan tengah gencar mempromosikan pola pikir “Paradigma Sehat” melalui beberapa kegiatan, antara lain Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GerMaS) dan cek kesehatan rutin, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres dengan baik dengan istilah CERDIK.

“Untuk mendukung paradigma sehat tersebut, kali ini diperkenalkan satu program lagi yakni Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat),” ujar Baiq Fahmi Ilmiati.

Gema Cermat bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan obat secara tepat dan benar. Selain itu, meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memilih, mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan memusnahkan obat secara tepat dan benar, serta meningkatkan penggunaan obat secara rasional baik dari segi manfaat maupun dari segi biaya.

Sementara itu, Plt. Asisten III dalam sambutannya menyampaikan bahwa indeks pembangunan manusia menempatkan kesehatan menjadi salah satu dari tiga komponen kuncinya. Salah satu komoditi penting dalam bidang kesehatan adalah obat-obatan yang harus digunakan secara bijaksana karena dapat mempengaruhi kerja organ tubuh.

“Jika dikonsumsi dengan aturan dan cara pakai yang benar, maka ia berfungsi menyembuhkan penyakit. Namun jika digunakan sembarangan, ia akan sangat berbahaya,” katanya.

Menurut Darwis, saat ini semakin marak terjadi penyalahgunaan obat di kalangan remaja dan generasi muda yang bisa mengancam kesehatan mereka seperti obat tramadol. Oleh karena itu, dia mengimbau kepada semua pihak dari perwakilan OPD yang hadir agar turut mensukseskan kegiatan pencanangan dan edukasi Gema Cermat sebagai ikhtiar bersama meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam bidang pengobatan.

“Saya berharap kepada seluruh peserta agar nantinya bisa menularkan dan menyebaruaskan ilmunya bagi keluarga dan masyarakat,” pesannya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *