Moh Karma Perjuangkan Akses Air Terjun Oi Nca, Pekan Depan Jalur Dibuka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Upaya Anggota DPRD Dapil VI Kecamatan Ambalawi Moh Karma membuka akses jalan untuk air terjun Oi Nca Desa Ntoke, Kecamatan Wera tahun ini akan terealisasi. Pekan ini, akses jalan menuju salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal itu mulai dibuka. (Baca. Surga Tersembunyi di “Oi Nca” Ntoke)

Anggota DPRD Kabupaten Bima Moh Karma. Foto: Bin

Karma mengaku, sejak dulu dirinya memperjuangkan akses jalan di lokasi wisata tersebut. Hanya saja diakhir masa jabatannya sebagai wakil rakyat terealisasi.

“Saya sangat bersyukur, pekan depan jalur menuju air terjun Oi Nca mulai dibuka,” ujarnya, saat ditemui di rumahnya di Desa Nunggi, Sabtu (4/8).

Menurut anggota dewan Kabupaten Bima 2 periode tersebut, saat penyampaian hasil reses setiap tahun, pembukaan jalur menuju air terjun Oi Nca selalu diperjuangkan. Hanya saja, di tahun 2018 ini baru masuk dalam program pemerintah.

“Pembukaan jalan di Oi Nca sepanjang 2 kilometer. Jalan nanti hingga menuju lokasi air terjun,” katanya.

Menurut duta PBB ini, air terjun Oi Nca merupakan tempat wisata yang menarik wisatawan. Dari dulu, Oi Nca sering didatangi. Apalagi di hari-hari libur, seperti liburan hari raya atau tahun baru, pengunjung bisa mencapai ratusan orang.

Kata Karma, air terjun tersebut cukup menarik perhatian masyarakat karena debet air yang tidak pernah kering, dengan ketinggian sekitar puluhan meter. Maka dirinya menilai Oi Nca menjadi surga tersembunyi yang ada di Kecamatan Wera.

Karena potensi wisata yang menjanjikan sambungnya, setelah pembukaan jalan baru menuju air terjun tersebut, dirinya akan kembali memperjuangkan agar jalur tersebut cepat diaspal. Supaya pengunjung juga merasa nyaman melewati jalur menuju air terjun.

“Insya Allah aspal jalan untuk ke Oi Nca akan kembali saya perjuangkan,” inginnya.

Setelah membuka jalan tersebut, dirinya juga berkeinginan untuk membicarakan dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk mendorong segera terbentuknya kelompok sadar pariwisata (Pokdarwis), agar lokasi wisata tersebut dapat terjaga dengan baik.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *