Apeksi Digelar 14 November Mendatang

Kota Bima, Kahaba.- Pertemuan antara Pemerintah Kota di Indonesia bagian timur yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) rencananya akan di gelar di Kota Bima tanggal 14-16 November 2012 mendatang.

Pembangunan Convention Hall Paruga Nae yang digenjot untuk menyongong perhelatan Rakor Apeksi14 November 2012 mendatang. Foto: Arief

Kasubag Humas Dan Pemberitaan Bagian Humas Dan Protkol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S.Sos, menyampaikan bahwa program ini sebagai bentuk rapat koordinasi antar Pemerintah Kota yang ada di wilayah Indonesia timur. Jumlah Pemerintah Kota yang akan hadir nantinya sebanyak 13 peserta.

Ia menjelaskan, Rakor Apeksi nantinya akan di buka dengan pergelaran pawai budaya tanggal 14 November 2012 mendatang, sekitar pukul 15.00 Wita. Pawai itu dimulai dari Lapangan Pahlawan Raba dan berakhir di Lapangan Serasuba Bima. “Acara pawai budaya adalah bentuk hiburan kepada masyarakat Kota Bima. Di acara tersebut semua peserta menampilkan budaya dan kesenian dari masing-masing daerah,” jelasnya.

Kepada sejumlah media di ruangannya, Ghazali menambahkan, acara Rakor Apeksi ini akan dihiasi juga dengan pameran Expo yang memamerkan produk-produk unggulan dari para peserta dan rencananya akan dipusatkan di Lapangan Serasuba (Merdeka) Bima.

Untuk kegiatan Rakor sendiri, lanjut Ghazali, akan digelar di Convention Hall Paruga Nae. “Seminggu sebelum acara dimulai, Convention Hall sudah bisa digunakan. Dan pekerjaannya saat ini sedang terus digenjot hingga siap digunakan saat pertemuan Apeksi mendatang,” ujar Ghazali, Selasa, 16 Oktober 2012 pagi tadi.

Ia menambahkan, sekitar ribuan orang nantinya akan hadir di Kota Bima saat pertemuan apeksi berlangsung. Oleh karenanya, semua hotel dan tempat penginapan sudah dikoordinasikan untuk bisa dipergunakan menampung para tamu. Kendaraan yang representatif untuk para Kepala Daerah pun sudah dipersiapkan. Sedangkan untuk tim kesenian yang ikut bersama para peserta luar daerah, nantinya akan diinapkan di sekolah-sekolah, seperti di SDN 5 dan SDN 55 Kota Bima. Apa tidak akan menggangu proses pembelajaran? “Hal ini akan kita kordinasikan kemudian dan kita upayakan tidak mengganggu proses pendidikan yang ada,” lanjutnya.

Ghazali juga menjelaskan, nantinya para tamu akan disuguhi even pariwisata budaya di arena Pacuan Kuda Panda. “Semua peserta akan dihadirkan di Panda untuk menyaksikan pacuan kuda tradisional Bima, dan untuk koordinasi dengan pihak Pemerintah kabupaten Bima sudah kami lakukan,” ujarnya. Dan untuk tiap kepala daerah yang hadir akan ada acara penanaman pohon persahabatan yang digelar di halaman Convention Hall Paruga Nae. Selain itu, untuk para ibu-ibu Kepala daerah akan diantar untuk mengunjungi beberapa sentra kerajinan rakyat, diantaranya mereka akan melihat proses penenunan kain tradisional Bima (Baca: Nggoli).

Terakhir, Ghazali pun berharap, agar masyarakat dapat mengapresiasi dan mendukung secara positif kegiatan Apeksi ini. “Masyarakat diharapkan bisa ikut mendukung kegiatan ini, minimal dengan menata lingkungannya masing-masing yang indah dan bersih,” kata Ghazali. [BQ/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *