Pawai Sepeda Hias Amburadul, Kepala Dishub: Kami Saja Tidak Dihargai

Kota Bima, Kahaba.- Pelaksanaan Pawai Sepeda Hias tingkat SD, SMP sederajat se-Kota Bima Kamis (16/8) kemarin dikeluhkan warga. Bahkan kegiatan dimaksud dinilai amburadul. Kendaraan lalu lalang di tengah pawai dan sangat menganggu peserta. (Baca. Pawai Sepeda Hias Dinilai Amburadul)

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima H Julkifli. Foto: Bin

Pihak terkait seperti aparat dan anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bima tidak terlihat disejumlah titik jalan. Sehingga acara tersebut terkesan dibuat seadanya.

Kepala Dishub Kota Bima H Zulkifli yang dimintai klarifikasi mengaku, benar anggotanya minim berada di lokasi kegiatan pawai sepeda hias. Karena panitia penyelenggara saja hanya menyampaikan surat pemberitahuan. Selebihnya tidak ada koordinasi.

Menurut dia, kegiatan itu membutuhkan banyak anggota Dishub untuk dilibatkan ditiap titik jalan. Untuk mengatur kendaraan yang hendak menerobos barisan peserta. Kemudian mengatur lalu lintas, buka tutup jalan dan mengarahkan peserta tetap berada di jalur pawai.

“Dari acara itu, kami saja tidak dihargai. Minimal, kami seharusnya diajak saat technical meeting atau rapat internal untuk membicarakan semua tentang agenda kegiatan, agar bisa diatur saat pawai berjalan,” katanya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Dinas Dikbud sebagai penyelenggara ataupun instansi lain yang akan menyelenggarakan setiap kegiatan memakai ruas jalan. Agar tidak hanya menyampaikan surat pemberitahuan, tapi harus ada rapat lanjutan untuk membahas persoalan teknis.

“Kadang Instansi kami selalu jadi bahan ejekan, karena jarang berada di tempat untuk mengatur lalu lintas saat kegiatan berlangsung. Padahal itu karena tidak adanya komunikasi dan koordinasi dari penyelenggara kegiatan. Jadi acaranya amburadul,” tuturnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *