Bicara Rencana Mutasi Saat Apel Pagi, Sekda: Saya Hafal Karakter ASN Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Apel pagi di halaman Kantor Walikota Bima, Senin (20/8) benar-benar dimanfaatkan Sekda Kota Bima Mukhtar Landa untuk membicarakan soal rencana mutasi yang saat ini tengah menggelinding di kalangan ASN. (Baca. Rencana Mutasi, Penjabat Walikota Bima Tersenyum dan Beri Penjelasan)

Sekda Kota Bima yang juga Ketua TPTGR H Mukhtar Landa. Foto: Bin

Jika pun Penjabat Walikota Bima H Wirajaya Kusuma melaksanakan rencara tersebut, berdasarkan kewenangannya, Mukhtar pun mengaku tetap akan setuju 100 persen. Karena menolaknya pun tak ada guna. (Baca. Penjabat Walikota Bima Diminta Tidak Gelar Mutasi, Sudirman: Jangan Bikin Gaduh)

Tapi sebagai Ketua Bapperjakat Kota Bima, jika dirinya ditanya atau dimintai masukan oleh Penjabat Walikota Bima soal ASN untuk menduduki jabatan. Maka dirinya akan menyampaikan yang sebenarnya, terlebih tentang karakter ASN yang ada di Kota Bima. (Baca. Soal Rencana Mutasi, Sekda Bicara Keras Saat Apel Pagi)

“Jabatan dan pengalaman saya di BKD lebih kurang 10 tahun. Terus terang 80 persen saya hafal bagaimana karakter ASN. Baik itu kehebatannya, kepintarannya, profesionalismenya, pengalamannya, saya tahu,” ungkap Mukhtar.

Namun, akan berdosa dirinya jika dihadapan Penjabat Walikota Bima ia menjelekan ASN, padahal ASN tersebut baik dan punya etos kerja. Sebaliknya, akan berdosa dirinya jika bicara kebaikan ASN, jika prilaku selama dia bekerja sebaliknya.

Mukhtar juga menegaskan, dirinya tidak ingin punya jabatan sekelas sekda, kemudian karena jabatan itu membuatnya punya banyak dosa. Makanya jika pun terjadi mutasi, dirinya akan menyampaikan pertimbangan kepada Penjabat Walikota Bima dengan sebenar – benarnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kota Bima, untuk bisa menjaga hati dan jaga perasaan. Karena Allah SWT yang lebih tahu apa yang ada dalam hati dan perasaan manusia.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Sandipanji

    Usir aja kok susah…. malik kudang itu bukan warga kota kok… kok susah ingt pilkada kita pendukung lutfer mati2an kemarin.. kok di nikmati oleh pejabat yg tidak ada gunax… fahru roji juga kami siap buat demo klo mereka di lantik…. kok enak bgt buat mereka tunggu walikota bima yg pny hak.. walikota aja blm di lantik udah buat gaduh…. ingt blas jasa dan bls dendam….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *