Kegiatan Kebut Pundunence 2018 Diikuti Ratusan Peserta

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 232 peserta yang terbagi dalam 58 tim ikut meramaikan kegiatan Kebut Pundunence 2018, Sabtu (25/8).

Peserta kegiatan Kebut Pundunence 2018. Foto: Dok Hum

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Pecinta Alam (KOPA) Mbojo itu diikuti peserta dari berbagai kota dan kabupaten se-Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan HUT RI ke-73 ini memperebutkan piala bergilir KOPA Mbojo, digelar bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bima, Falcao Cafe, KPH Maria Donggo, Kompakan, Classmild, SAS Adventure, Lombok Hardcore, Uma Kahawa, OPPO, EIGER, CIATER, dan Karang Taruna Lelamase.

“Peserta dilepas oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima H Fakhrunranji, yang juga membuka kegiatan tersebut secara resmi di kantor Lurah Lelamase,” ujar Plt Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima H Abdul Malik melalui siaran persnya.

Kata dia, KOPA Mbojo merupakan salah satu organisasi pecinta alam di Kota Bima yang rutin melakukan berbagai kegiatan eksplorasi alam Bima, sekaligus upaya pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Fakhrunranji dalam sambutannya menyampaikan, salah satu hal yang sangat diapresiasinya adalah keterlibatan KOPA Mbojo dalam upaya pelestarian terumbu karang di Kelurahan Kolo yang mulai dilakukan sejak tahun 2016 hingga kini.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Lurah Lelamase yang mampu bekerjasama dengan berbagai elemen, khususnya para pemuda dan pecinta alam, dalam pengembangan berbagai potensi wilayah.

“Salah satu yang sangat menonjol adalah popularitas Pundunence. Setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI, ribuan pendaki hadir di Pundunence untuk melaksanakan upacara pengibaran bendera,” katanya.

Menurut dia, hal ini baik untuk promosi daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Namun demikian, ia berpesan agar para pendaki bisa tetap memperhatikan keseimbangan alam, menjaga kebersihan dan tidak melakukan alsi vandalisme pada pohon atau batuan.

“Kami ingin KOPA Mbojo dapat terus berkontribusi dalama upaya pelestarian lingkungan di Kota Bima,” harapnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *