Daftar Bakal Calon Kades Timu, Arsyad Diantar Ratusan Simpatisan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Mantan Kepala Desa Timu Arsyad H Djamaludin mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa Timu periode 2019-2025, di aula kantor desa setempat, Senin (27/8). Pendaftaran Arsyad diantar ratusan simpatisannya.

Arsyad (Kanan) saat mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa Timu. Foto: Yadien

Arsyad mengatakan, dirinya sangat terharu melihat antusias dan semangat simpatisan yang ikut mengantar pendaftarannya. Untuk itu, ia sangat berterimakasih.

“Mereka sepanjang jalan meneriakkan yel-yel untuk menyemangati saya,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh warga Desa Timu dan simpatisannya agar tetap menjaga kedamaian dan keamanan di lingkungan desa tersebut. Semua lapisan bekerjasama untuk menciptakan Pilkades yang santun dan berdemokrasi.

“Harapan terbesar saya, mari kita sama-sama jaga keamanan dan kenyamanan desa,” harapnya.

Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pilkades Timu Syamsudin mengatakan, sudah 2 orang bakal calon Kepala Desa Timu yang mendaftarkan diri hingga Senin (27/8). Kedua bakal calon tersebut masing – masing, Fikrin yang mendaftarkan hari Kamis pekan kemarin dan Arsyad H Djamaludin.

“Sampai hari ini sudah 2 bakal calon yang mendaftarkan diri dan sudah kami terima berkas pencalonannya,” katanya.

Diakui Fikrin, waktu pendaftaran untuk bakal calon Kepala Desa Timu masih dibuka hingga Selasa (28/8). Setelah itu, pihaknya akan melakukan tahapan penetapan bakal calon kepala desa menjadi calon kepala desa.

“Setelah verifiksi bahan, maka kami akan tetapkan calon kepala desanya,” terangnya.

Ia juga mengimbau pada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan desa, agar proses pelaksanaan pemilihan kepala desa berjalan sebagaimana yang diharapkan oleh bersama.

*Kahaha-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *