Diduga Dendam Lama, Pemuda Lido Bacok Sepupunya

Kabupaten Bima, Kahaba.- Aksi kekerasan kembali terjadi di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Selasa malam (16/10/2012). Kejadian ini diduga dendam lama akibat sengketa lahan antar keluarga. Sekitar pukul 20.00 Wita, Muhlis (18) membacok sepupunya sendiri, Mahdin (25) saat melintas di jalan yang sedang membonceng istrinya.

Ilustrasi. Gambar: okezone.com

Saat ditemui sejumlah media di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Bima, Mahdin mengungkapkan kronologis kejadian. Ia mengaku tiba-tiba langsung di bacok sepupunya (Muhlis). Ia menduga masalah ini karena dendam lama yang ada di tubuh keluarganya.

“Saya kaget, tiba-tiba saja Muhlis melayangkan parang ke arah Saya saat membonceng istri hendak kembali ke rumah. Karena pembacokan itu, Saya mengalami luka di bagian punggung dan kedua tangan saya tersayat parang milik muhlis,” kata Mahdin.

Ia mengaku akan membawa persoalan ini ke ranah hukum dan meminta pihak aparat hukum untuk segera mengamankan pelaku dan ditimpal hukuman sesuai dengan perbuatannya.

Seorang warga Lido, Juaran, kepada sejumlah media menduga kejadian ini akibat dendam lama. “Sebelumnya antara kedua orang tua mereka pernah bersengketa masalah lahan tempat tinggal. Hidup mereka pun bertetangga. Sikap pelaku sungguh kami sayangkan,” ungkapnya di RSUD Bima, Selasa malam, 16 Oktober 2012.

Kepala Desa lido, M. Nor pun mengakui kejadian tersebut. Dirinya setelah mendengar insiden itu langsung ke tempat kejadian. “Saat itu untung ada masyarakat yang melerai dan mengamankan pelaku. Dan korban segera dilarikan ke RSUD Bima,” ujarnya.

Saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak Kepolisian Resort Bima Kabupaten. [U*/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *