Tingkatkan Pelayanan Prima Untuk Masyarakat, Telkom Bima Siapkan Armada Khusus

Kota Bima, Kahaba.- Guna memberikan dan meningkatkan pelayanan prima untuk masyarakat, Telkom Bima menyiapkan sebanyak 19 unit kendaraan roda dua untuk karyawan. Armada tersebut diharapkan juga untuk memudahkan mobilisasi kerja karyawan setempat.

Penyerahan secara simbolis armada penunjang kinerja oleh Kepala Telkom Bima kepada karyawan. Foto: Bin

Kepala Kantor Daerah Telkom (Kandatel) Bima Firman mengatakan, jumlah motor Merk Honda Beat yang diserahkan ke karyawan hari ini, Rabu (29/8) sebanyak 16 unit. Sebelumnya, 3 unit kendaraan yang sama sudah diserahkan lebih dulu kepada 3 karyawan.

“Total motor ada 19 unit. Tadi saat apel pagi sekaligus menyerahkan kendaraan tersebut kepada 16 orang karyawan,” ujarnya.

Diakui Firman, armada ini diserahkan untuk menunjang pelayanan prima kepada masyarakat. Sehingga masyarakat juga merasa lebih puas dan terlayani dengan baik oleh Telkom.

“Motor ini untuk akses gang dan jalan yang tidak bisa dilalui mobil,” katanya.

Kata dia, motor tersebut dilengkapi dengan sarana kerja. Seperti tangga yang langsung menempel di bagian belakang motor. Kemudian alat kerja penunjang lain yang ditempatkan di dalam box.

Karyawan Telkom Bima berdiri dengan armada baru. Foto: Bin

“Semuanya lengkap. Jadi karyawan bekerjanya bisa maksimal dalam memberikan pelayanan. Nanti kinerja mereka juga akan dilihat dan evaluasi,” tuturnya.

Firman berharap, kendaraan tersebut bisa dimanfaatkan dan dijaga sebaik mungkin oleh karyawan. Adanya armada ini juga dinilai sebagai rejeki, kemudian sebagai wadah untuk mereka mencari rejeki.

“Motor ini diberikan ke semua wilayah Indonesia. Untuk Kota Bima sekecil ini saja diberikan sebanyak 19 unit, apalagi dengan daerah dan kota besar lain,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *