Soal Sertifikat Laut, FPPD Gelar Unjuk Rasa

Kota Bima, Kahaba.- Puluhan warga Kelurahan Dara yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Dara (FPPD) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Rabu (17/10/2012) pagi tadi.

FPPD saat menggelar unjuk rasa di perempatan pasar raya Bima, Rabi (17/10/2012) pagi tadi. Foto: Tobing

Puluhan warga tersebut, sebelumnya menggelar aksi penghadangan aktifitas penimbunan laut di kawasan Amaha Hami. FPPD menuntut ulah pejabat BPN yang menerbitkan sertifikat padahal laut adalah wilayah yang haram hukumnya untuk dimiliki apalagi diterbitkan sertifikatnya.

Pantauan Kahaba, Puluhan warga tersebut berkonvoi dari lokasi penimbunan dengan menggunakan mobil dan motor. Aksi mereka dikawal ketat di bawah pengawalan pihak Kepolisian Resort Bima Kota. FPPD sebelumnya sempat berorasi di perempatan pertokoan Bima. Mereka menduga pemilik Toko Antara adalah salah satu pemilik sertifikat yang melakukan pengerjaan penimbunan di laut itu. Tampak toko tersebut langsung di tutup oleh pemiliknya.

FPPD kemudian menggelar Demontrasi yang di arahkan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bima, di depan jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Paruga, samping timur kediaman Walikota Bima. [BS]

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *