Tahun 2019 Pemkot Bentuk PDAM Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Di tahun 2019, Pemerintah Kota Bima akan membentuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bima. Itu dilakukan, mengingat semakin meluasnya wilayah yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih.

Kasubbid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Bima, Adhi Aqwam. Foto: Bin

Kasubbid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Bima, Adhi Aqwam menjelaskan, pada tahun 2019 selain memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi untuk daerah yang rawan kekeringan, pemerintah juga akan membentuk PDAM Kota Bima.

“Pertimbangan yang utama, karena kebutuhan air bersih warga sangat tinggi, apalagi di musim kemarau. Sementara perpipaan air minum baru 20 persen,” ujarnya, Rabu (29/8).

Selain itu kata dia, ada program APBN yang mensyaratkan bagi Pemerintah Kota Bima memiliki PDAM sendiri. Pada program tersebut, PDAM Kota Bima diminta sebagai pengelola.

“Kalau kita bentuk PDAM Kota Bima, ada 2 SPAM yang bisa dimanfaatkan dan dioptimalkan. Pertama SPAM Lelamase dan SPAM Dodu. Karena selama ini distribusi air SPAM itu melalui pipa PDAM Kabupaten Bima,” ungkapnya.

Dari rencana pelaksanaan program tersebut sambung Adhi, dalam 2 tahun keberadaan PDAM Kota Bima nanti ditargetkan tidak akan ada lagi wilayah dan warga yang kekurangan mendapatkan air bersih.

Ia menambahkan, program perpipaan dari PDAM baru nanti akan diprioritaskan kepada warga yang berada di Kecamatan Rasanae Barat, sebagian Kecamatan Asakota dan Kecamatan Mpunda. Sementara untuk wilayah yang kesulitan dialiri air melalui perpipaan, seperti wilayah yang berada di dataran tinggi. Maka akan diantisipasi dengan pengeboran dalam.

“Semoga rencana program ini bisa berjalan dengan baik dan tanpa ada hambatan berarti. Agar warga Kota Bima tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *