Warga Kananga Gotong Royong Bangun Masjid An Nur Bara

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Kananga Kecamatan Bolo ramai – ramai hadir di tempat pembangunan Masjid An-Nur Bara desa setempat, Kamis (6/9). Bergotong-royong untuk mendirikan tempat ibadah.

Warga Kananga saat gotong royong bangun masjid. Foto: Yadien

Kepala Desa Kananga Muhammad Nur mengatakan, gotong-royong merupakan budaya yang senatiasa dijaga dan dirawat oleh warga desa setempat. Itu terwujud lewat hampir semua kegiatan masyarakat yang berhubungan untuk kepentingan umum, selalu dikerjakan dengan cara gotong royong.

“Masyarakat terbiasa kerja gotong-royong, saya sangat apresiasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut masyarakat desa setempat melakuan gotong royong agar proses pembanguna Masjid An Nur Bara cepat selesai dan dapat digunakan untuk beribadah.

“Kali ini kami gotong royong pengecoran,” katanya.

Dibeberkanya, dana yang digunakan untuk pembangunan masjid tersebut dari dana desa setempat. Selain itu, juga dibantu dengan swadaya masyarakat dan sumbangan dari beberapa warga Desa Kananga yang berdomisili di luar daerah.

“Kami juga sangat terbantu dengan bantuan warga Kananga yang ada di luar daerah,” bebernya.

Warga Kananga yang ada di luar daerah ungkapnya, ada yang membantu dengan menyumbang keramik, semen dan juga ada yang memberikan besi sesuai kebutuhan pembanguna masjid. Pihak lain yang juga ikut membantu yaitu Ahmad berupa 50 sak semen, H Syafruddin HM Nur berupa 100 sak semen serta bantuan dari Muhammad Putera Ferryandi berupa uang tunai sebesar Rp 10 juta.

Dirinya berharap pembanguna majid tersebut bisa dikerjakan dan diselesaikan sesuai dengan jadwal yang ditargetkan agar rumah ibadah tersebut bisa segera digunakan.

“Kalau cepat selesai, cepat pula bisa digunakan untuk ibadah,” harapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *