Kepala PKM Ambalawi dan Kades Nipa Jenguk Andini, Rabu Dirujuk

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Puskesmas Ambalawi dan Kepala Desa Nipa akhirnya menjenguk Andini, bocah berusia 9 tahun asal RT 2 RW 2 Dusun Ujung Kalate Desa Nipa Kecamatan Ambalawi yang menderita sakit parah. (Baca. Andini, Putri Nelayan Terbaring Sakit Yang Luput Dari Perhatian)

Kepala PKM Ambalawi dan Kades Nipa saat jenguk Andini. Foto: Ist

Kepala Puskesmas Ambalawi Siti Safiyah mengaku, setelah dirinya mengetahui kondisi Andini dari pemberitaan media. Keesok hari dirinya bersama Kepala Desa Nipa mendatangi bocah tersebut dan mengajaknya untuk segera dirujuk ke RSUD Bima.

“Tadi pagi – pagi sekali kami ke rumah Andini. Sebelum kesana saya hubungi bidan desa yang bertugas di Dusun Ujung Kalate. Kemudian berangkat bersama dengan Kepala Desa Nipa,” ujarnya, Minggu (9/9).

Setelah tiba di sana kata Siti, dirinya memberikan pengertian kepada orang tua Andini agar anaknya segera dirujuk agar secepatnya mendapatkan perawatan. Sebab, kondisinya harus segera diberikan penangan medis.

“Kita sudah minta untuk segera dirujuk ke RSUD Bima. Orang tua Andini menyanggupi untuk berangkat hari Rabu besok lusa,” katanya.

Ia menjelaskan, sesuai prosedur, pihaknya akan mendampingi Andini selama di RSUD Bima. Apabila disarankan untuk rujuk ke Mataram atau Bali. Maka dirinya memastikan pihak RSUD Bima akan mendampingi.

“Tergantung nanti akan diarahkan oleh RSUD Bima dirujuk kemana. Apakah di Bali atau di Mataram, pihak RSUD Bima akan dampingi,” tuturnya.

Sebelum dirujuk hari Rabu ke RSUD Bima sambung Siti, dirinya mengaku sudah menghubi Camat Ambalawi dan bersedia untuk mencari dana membantu Andini. Demikian juga dengan kepala desa setempat, akan mengumpulkan dana guna keperluannya makan minum selama dirujuk.

“Andini sudah memiliki kartu BPJS, jadi seluruh biaya di rumah sakit ditanggung BPJS. Tinggal kebutuhan makan minum saja,” ucapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *