Telapak Tangan dan Kaki Misterius Juga Heboh di Tanjung

Kota Bima, Kahaba.- Selain bikin heboh wara di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, penampakan telapak tangan dan kaki misterius juga menghebohkan warga Lingkungan Pali Barat Kelurahan Tanjung Kota Bima. Jejak telapak itu muncul di rumah milik Nurhayati di RT 05 rumah Burhan Aco RT 13.

Ruslan menunjuk telapak kaki misterius yang biki heboh warga. Foto: Eric

Nurhayati menuturkan, saat Kamis (13/9) sekitar pukul 19.10 jelang sholat Isya. Ia mendengar suara berisik disertai cuaca angin kencang. Karena tidak terlalu curiga dirinya hanya asik menonton televisi. Beberap saat kemudian, ketika selesai menonton televisi dirinya sempat ke dapur untuk menyiapkan makanan.

Namun betapa kagetnya, di tembok dapur terdapat jejak telapak tangan. Tidak hanya itu di tembok luar rumah juga ada sekitar 3 jejak telapan tangan. Bahkan yang lebih aneh diatap kamar mandi umum yang berada di luar rumah, ada 2 telapak kaki.

“Saya takut dan tidak tidur dalam kamar. Sanak saudara juga saya ajak tidur di ruang keluarga,” ujarnya kemarin.

Sementara itu Burhan Aco juga mengaku menemukan penampakan yang sama. Ada sekitar 4 telapak tangan di kamar mandi tempat dirinya tidur di kos-kosan.

“Baru kali ini mengalami kejadian misterius seperti ini, karena telapak tangan tersebut nampak jelas di dinding kamar kos,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua RT 05 Ruslan yang dimintai komentar membenarkan kejadian yang dialami masyarakat tersebut. Hanya saja dirinya tetap meminta tetap tenang, dan jangan mudah terpancing bila ada isu yang tidak benar.

“Warga heboh, tapi sudah kita imbau untuk tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa,” bebernya.

Ruslan menambahkan, atas penampakan tersebut dirinya belum melaporkan kepada pihak pemerintah kelurahan dan aparat kepolisian. Karena masih dalam tahap bisa ditanggulangi oleh tingkat RT.

“Suasana masih aman, namun kami bersama warga melakukan ronda malam untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. La sedo

    Mungkin ini terjadi karena tembok rumah kita itu masih ada yg basah atau blm rata keringnya . Yg serupa ini juga saya temukan pada dinding musholla saya yg baru 1 minggu sekesai di plester. Ini pendapat pribadi saya. Wallahualam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *