Pemkab Bima Helat Diklat Pengadaan Barang dan Jasa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebanyak 40 peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, di Hotel Lila Graha Kota Bima.

Bupati Bima menyampaikan sambutan saat Diklat Pengadaan Barang dan jasa. Foto: Ist

Rencananya, kegiatan kerjasama dengan Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang  dan Jasa Pemerintah (LKPP) RI itu kegiatan berlangsung selama 6 hari, mulai tanggal 24 September – 29 September 2018.

Bupati Bima  Hj Indah Dhamayanti Putri saat membuka diklat mengharapkan agar para peserta memanfaatkan sebaik mungkin kegiatan tersebut, karena akan ada tes untuk mendapatkan sertifikat.

“Selain menambah ilmu yang berkaitan dengan masalah pengadaan barang dan jasa,  keberadaan  SDM ASN yang memiliki sertifikat sangat penting dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah secara transparan dan profesional,” kata Bupati melalui siaran pers yang disampaikan Dinass Kominfostik Kabupaten Bima.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima Armin Farid dalam laporannya mengatakan, diklat ini menerapkan pola kemitraan dengan Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) RI.

Selama ini kata dia, para pejabat pengadaan barang dan jasa jajaran Pemkab Bima lebih banyak  diikutsertakan pada Bimtek di luar daerah. Namun pada tahun anggaran 2018, LKPP memberikan kesempatan kepada Pemerintah Kabupaten Bima untuk menyelenggarakan diklat dengan pola kemitraan.

“Dari kegiatan ini diharapkan agar semakin meningkatnya peran dan fungsi pengadaan dalam organisasi pemerintah daerah dalam menyediakan barang sesuai dengan kebutuhan menuntut SDM aparatur yang profesional,” harapnya.

Ia menambahkan, tentu saja tugas ini akan dapat dilaksanakan dengan baik apabila fungsi pengadaan barang dan jasa memiliki SDM yang mempunyai kompetensi, untuk melakukan pengadaan sesuai dengan standar kompetensi yang berlaku dengan cara yang profesional.

“Karena itu,  diklat ini sangat prinsip berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah,”.  tambahnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *