Rencana Relokasi Disosialisasikan ke Ribuan Warga Terdampak Banjir, Ratusan Orang Masih Menolak

Kota Bima, Kahaba.- Konsultan Pendamping Relokasi PT Prospera hingga saat ini sudah mensosialisasikan rencana relokasi ke 1.106 warga yang terdampak banjir 2016 lalu, dari target sosialisasi dilakukan ke 1.200 warga. Sisanya, konsultan tersebut akan menyelesaikan dalam pekan ini.

Tim Leader Konsultan Pendamping Relokasi PT Prospera Muhammad Aras. Foto: Bin

Tim Leader Konsultan Pendamping Relokasi PT Prospera Muhammad Aras menjelaskan, progres sosialisasi tidak ada kendala berarti. Dari 1.200 target sosialisasi, sebanyak 1.106 sudah disampaikan rencana relokasi tersebut.

“Dari jumlah itu, warga yang bersedia sebanyak 529 orang, yang menolak sebanyak 291 orang. Sementara yang belum memutuskan sebanyak 286 orang. Jumlah 1.106 warga itu di update tanggal 24 September 2018, dan tercatat di 28 kelurahan,” sebutnya, Rabu (3/10).

Aras mengungkapkan, dari hasil sosialisasi, warga yang mau karena memang sudah ingin pindah karena sudah tidak ada rumah. Kemudian warga yang tidak ingin direlokasi beralasan karena tempat tinggal awal merupakan tanah kelahiran, soal mata pencaharian, jauh dari pasar, kemudian masalah sekolah anak-anak.

“Yang ngambang atau belum memutuskan itu karena beberapa alasan lain,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, warga yang sudah bersedia untuk direlokasi di kelurahan Paruga, Dara, Melayu. Sementara yang tidak ingin dan belum memutuskan untuk direlokasi tersebar merata.

Terhadap yang tidak mau dan belum memutuskan untuk direlokasi sambungnya, nanti akan dipanggil oleh pemerintah untuk diberikan pemahaman agar bisa menempati pemukiman yang disiapkan.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *